
Sedikitnya 18 orang tewas akibat kelaparan di Gaza dalam 24 jam

Para pengungsi Palestina menunggu untuk menerima makanan gratis dari pusat distribusi makanan di Gaza City pada 14 Juli 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Krisis kelaparan di Gaza sejak Maret lalu memakan korban hingga 86 jiwa, termasuk 76 anak-anak, menjadikan total korban tewas sejak Oktober 2023 mencapai 58.895 dan korban luka-luka mencapai 140.980
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya 18 warga Palestina tewas akibat kelaparan di Gaza dalam 24 jam terakhir, menjadikan total korban jiwa akibat krisis kelaparan di daerah enklave pesisir itu sejak Maret lalu mencapai 86 orang, termasuk 76 anak-anak, demikian disampaikan otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Ahad (20/7).Apa yang terjadi di Gaza, wilayah yang dihuni oleh lebih dari dua juta jiwa, merupakan "pembantaian senyap", kata pernyataan pers otoritas kesehatan tersebut, seraya menambahkan bahwa sekitar 17.000 anak-anak di wilayah itu menderita malanutrisi yang parah.Pernyataan tersebut menuntut pembukaan segera perlintasan-perlintasan perbatasan untuk memungkinkan masuknya makanan dan obat-obatan.Sementara itu, Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA) dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X mengatakan bahwa "otoritas Israel membiarkan warga sipil di Gaza kelaparan, termasuk satu juta anak-anak."UNRWA mendesak agar blokade Israel terhadap Gaza segera dicabut.Pada Ahad yang sama, Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammed Mustafa menyebutkan bahwa situasi di Gaza "tidak terbayangkan dan tidak masuk akal."Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor PM tersebut, Mustafa menyerukan penghentian pertumpahan darah di Gaza, merekonstruksi wilayah tersebut, dan "mengintegrasikan Gaza serta institusinya dengan institusi nasional" guna "mewujudkan negara secara nyata di lapangan."Sedikitnya 8.066 warga Palestina tewas dan 28.939 lainnya luka-luka sejak Israel kembali melancarkan serangan intensifnya di Gaza pada 18 Maret, menjadikan total korban tewas sejak Oktober 2023 mencapai 58.895 dan korban luka-luka mencapai 140.980, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Ahad pagi waktu setempat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi sebut musik dapat kurangi risiko demensia hingga 40 persen
Indonesia
•
01 Nov 2025

Sekolah Jakarta Taipei School kembangkan tiga bahasa, raih banyak penghargaan internasional
Indonesia
•
16 Nov 2023

AS catat lebih dari 400 penembakan massal sejauh ini pada 2023
Indonesia
•
31 Jul 2023

Akademisi sebut Jepang harus hindari tindakan yang sebabkan laut tercemar nuklir
Indonesia
•
15 Jun 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
