
Istanbul catat rekor jumlah wisatawan, jadi sinyal tahun yang menjanjikan

Para wisatawan mengunjungi Masjid Biru di Istanbul, Turkiye, pada 30 Juli 2022. (Xinhua/Unal Cam)
Kota Istanbul yang ramai di Turkiye mencatat rekor tertinggi dengan menyambut 5,2 juta wisatawan mancanegara (wisman) dalam empat bulan pertama 2024, menjadi sinyal prospek menjanjikan bagi target ambisius negara tersebut di sektor pariwisata untuk tahun ini.
Istanbul, Turkiye (Xinhua) – Kota Istanbul yang ramai di Turkiye mencatat rekor tertinggi dengan menyambut 5,2 juta wisatawan mancanegara (wisman) dalam empat bulan pertama 2024, menjadi sinyal prospek menjanjikan bagi target ambisius negara tersebut di sektor pariwisata untuk tahun ini.Daya tarik Istanbul yang unik menghasilkan peningkatan signifikan jumlah wisatawan sebesar 10 persen pada periode Januari-April dibandingkan tahun lalu, demikian menurut data dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turkiye.Data terbaru dari kementerian tersebut juga mengungkapkan bahwa jumlah wisman meningkat 11,75 persen di seluruh Turkiye, mencapai 10,7 juta wisatawan pada periode yang sama.Hamit Kuk, kepala penasihat presiden Asosiasi Agen Perjalanan Turkiye (TURSAB), mengatakan bahwa arus masuk yang luar biasa ini menggarisbawahi daya tarik Istanbul, yang menandakan kebangkitan sektor pariwisata yang lebih luas."Mencapai tingkat pertumbuhan tahunan 10 persen bukan hanya sekadar keinginan, namun (juga) penting bagi revitalisasi industri kita pascapandemi," kata Kuk dalam wawancara dengan Xinhua baru-baru ini."Bulan Juni tampaknya berada pada tingkat okupansi yang luar biasa, dan saat kita mendekati Juli dan Agustus, puncak musim pariwisata, optimisme sudah melonjak di kota ini," ujarnya.Mencakup benua Eropa dan Asia, Istanbul dengan populasi 16 juta jiwa memiliki lokasi yang unik di sepanjang Selat Bosphorus, menambah kekayaan budaya dan signifikansi geografisnya, ungkap Kuk.
Orang-orang menikmati waktu senggang di tepi Selat Bosphorus di Istanbul, Turkiye, pada 27 Maret 2023. (Xinhua/Shadati)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sektor jasa pengiriman ekspres China catat pertumbuhan pada Januari 2023
Indonesia
•
13 Feb 2023

Pendapatan kuartalan Apple turun 1 persen pada Q3 2023
Indonesia
•
07 Aug 2023

Defisit perdagangan AS melonjak 12,2 persen pada 2022
Indonesia
•
08 Feb 2023

Ifo sebut ekonomi Jerman diperkirakan lolos tipis dari resesi pada 2024
Indonesia
•
08 Mar 2024


Berita Terbaru

Harga energi Eropa berfluktuasi tajam di tengah perubahan sinyal AS-Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ekonomi Asia diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026
Indonesia
•
25 Mar 2026

Harga buah di Malaysia diperkirakan naik akibat gangguan pengiriman di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026
