
Deposit mangan dalam jumlah besar ditemukan di China tengah

Spesimen bijih mangan dipamerkan di sebuah museum milik Institut Survei Geofisika dan Geokimia Provinsi Hunan di Yongzhou, Provinsi Hunan, China tengah, pada 11 Oktober 2024. (Xinhua/Su Xiaozhou)
Deposit mangan dalam jumlah besar ditemukan di China tengah, dengan total cadangan potensialnya diperkirakan melampaui 200 juta ton.
Changsha, China (Xinhua/Indonesia Window) – Ahli geologi China telah menemukan deposit mangan dalam jumlah besar di China tengah, dengan total cadangan potensialnya diperkirakan melampaui 200 juta ton, demikian disampaikan Institut Survei Geofisika dan Geokimia Provinsi Hunan pada Jumat (1/11).Sekitar 84 juta ton deposit bijih mangan telah ditemukan di Cekungan Qiyang-Lingling di Yongzhou, Provinsi Hunan."Mangan merupakan bahan baku penting untuk sejumlah industri seperti baja, energi baru, dan material baru (advanced materials)," kata Liao Fengchu, direktur lembaga tersebut.Para peneliti juga menemukan deposit bijih mangan substansial dengan potensi industri yang signifikan setelah pengeboran baru-baru ini di kedalaman lebih dari 1.016 meter di cekungan tersebut, kata Xu Junwei, kepala teknisi di lembaga tersebut.China mengonsumsi jutaan ton mangan setiap tahunnya, dengan sebagian besar di antaranya diimpor, papar Liao.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

IMF sebut siap bantu rencana pemulihan utang Zimbabwe
Indonesia
•
11 Dec 2023

Organisasi: Permintaan minyak sawit global akan meningkat
Indonesia
•
13 Aug 2020

China tepis tudingan UE terkait ekspor kelebihan kapasitas kendaraan listrik
Indonesia
•
25 Nov 2023

Penggunaan mata uang lokal diharapkan perkuat ketahanan ekonomi Asia
Indonesia
•
16 Feb 2022


Berita Terbaru

Qantas selesaikan gugatan ‘class action’ terkait kredit perjalanan untuk penerbangan yang dibatalkan
Indonesia
•
13 Mar 2026

PM Takaichi: Jepang akan lepas cadangan minyak paling cepat Senin
Indonesia
•
12 Mar 2026

Harga listrik Singapura akan naik di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
12 Mar 2026

Selandia Baru Akan lepas pasokan bahan bakar setara 6 hari di bawah rencana minyak IEA
Indonesia
•
12 Mar 2026
