
PBB: Korban tewas gempa Turkiye-Suriah bisa mencapai 50.000 jiwa

Foto dari udara yang diabadikan pada 7 Februari 2023 ini menunjukkan sejumlah bangunan yang runtuh akibat gempa bumi dahsyat di Kahramanmaras, Turkiye.(Xinhua/Mustafa Kaya)
Korban tewas gempa Turkiye-Suriah akan "berlipat ganda atau lebih" dari angka saat ini yang telah mencapai 28.000 jiwa, menurut perkiran kepala bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Jakarta (Indonesia Window) – Korban tewas gempa Turkiye-Suriah akan "berlipat ganda atau lebih" dari tingkat saat ini yang telah mencapai 28.000 jiwa, kata kepala bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths.Griffiths tiba pada Sabtu (11/2) di kota Kahramanmaras di selatan Turki, yang menjadi pusat gempa pertama berkekuatan 7,8 skala Richter yang menguburkan jutaan nyawa pada Senin (6/2) dini hari waktu setempat.Dia mengatakan tentang jumlah korban tewas dalam sebuah wawancara dengan Sky News pada Sabtu, "Saya pikir sulit untuk memperkirakan dengan tepat karena kita perlu terus mencari di bawah reruntuhan, tetapi saya yakin jumlahnya akan berlipat ganda atau lebih.""Kami belum benar-benar mulai menghitung jumlah korban tewas," katanya.Pejabat dan petugas medis mengatakan 24.617 orang tewas di Turkiye dan 3.574 di Suriah. Total yang dikonfirmasi sekarang mencapai 28.191.Puluhan ribu pekerja penyelamat menjelajahi sejumlah lokasi yang rata di tengah cuaca dingin yang semakin memperdalam kesengsaraan jutaan orang yang kini sangat membutuhkan bantuan.
Tim penyelamat mencari korban selamat di antara puing-puing sebuah bangunan yang hancur akibat gempa hebat di Kahramanmaras, Turkiye, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Apotek di AS batasi penjualan obat anak di tengah ‘tripledemic’
Indonesia
•
21 Dec 2022

Studi sebut Thanksgiving jadi hari libur paling berbahaya bagi pengemudi di AS
Indonesia
•
22 Nov 2022

Studi DNA purba ungkap perjalanan 10.000 tahun anjing menemani migrasi manusia
Indonesia
•
17 Nov 2025

Gua karst Xinglong di China utara berusia 1,4 miliar tahun, terus berkembang
Indonesia
•
05 Aug 2022


Berita Terbaru

Feature – Bagaimana bakpia menjadi ikon Yogyakarta? Kisah akulturasi yang jarang diketahui
Indonesia
•
24 Jul 2026

Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 digelar di Yogyakarta, cetak generasi penerus wayang
Indonesia
•
23 Jul 2026

Feature – Mahasiswa Indonesia soroti teknologi AIdan pemindaian 3D china untuk lestarikan warisan budaya
Indonesia
•
23 Jul 2026

Permainan tradisional semarakkan peringatan Hari Anak Nasional di Solo
Indonesia
•
23 Jul 2026
