
Studi DNA purba ungkap perjalanan 10.000 tahun anjing menemani migrasi manusia

Ilustrasi. (Silas Schneider on Unsplash)
Anjing telah menjadi sahabat setia manusia selama ribuan tahun, dan sebuah studi baru mengenai DNA anjing purba mengungkap betapa erat kaitan sejarah mereka dengan sejarah manusia.
Kunming, China (Xinhua/Indonesia Window) – Anjing telah menjadi sahabat setia manusia selama ribuan tahun, dan sebuah studi baru mengenai asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid/DNA) anjing purba mengungkap betapa erat kaitan sejarah mereka dengan sejarah manusia.Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh para ilmuwan China menemukan bahwa anjing pendamping telah setia menemani migrasi manusia melintasi Eurasia selama hampir 10.000 tahun.Mereka menganalisis 73 genom anjing purba, termasuk 17 individu yang baru diurutkan dari Asia Timur hingga Stepa Eurasia Barat. Di antaranya terdapat anjing domestik purba dari China utara, menandai kali pertama genom mereka berhasil diurutkan, menurut studi yang dipublikasikan pada Jumat (14/11) di jurnal Science.Baik garis keturunan Asia Timur Laut pada anjing China maupun garis keturunan Barat pada anjing stepa mencerminkan migrasi manusia. Anjing stepa Neolitikum dapat ditelusuri ke kelompok masyarakat pemburu-pengumpul Eropa Timur, sementara anjing Zaman Perunggu memiliki keterkaitan dengan petani Iran dan kelompok masyarakat pemburu-pengumpul Kaukasus, menurut studi tersebut.Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam beberapa kasus, terutama di mana karakteristik kerja atau fisik tertentu sangat bernilai, seperti di Arktika, anjing kemungkinan diperdagangkan antarpopulasi, kata Sacha Vignieri, editor majalah tersebut.Studi ini tidak hanya menegaskan ikatan ribuan tahun antara manusia dan anjing, tetapi juga mencerminkan keterhubungan sejumlah peradaban di masa lampau.Pendekatan serupa dapat diterapkan pada kuda, sapi, domba, dan ternak lainnya, sehingga semakin memperjelas peran mereka dalam sejarah manusia, kata para peneliti.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AS, Meksiko, Kanada umumkan pembatasan perjalanan terkait risiko Ebola jelang Piala Dunia 2026
Indonesia
•
29 May 2026

Musim flu, COVID-19, dan RSV lebih awal picu kekhawatiran di Eropa
Indonesia
•
02 Dec 2022

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

COVID-19 – Otoritas kesehatan Saudi siap ikut uji vaksin
Indonesia
•
22 Sep 2020


Berita Terbaru

Beijing jadi ibu kota arsitektur dunia UNESCO-UIA 2029. Apa alasannya?
Indonesia
•
06 Aug 2026

Sekolah di Selandia Baru tambah mata pelajaran berbasis industri, dari AI hingga pariwisata
Indonesia
•
06 Aug 2026

Gelombang panas bisa memicu kecemasan hingga depresi pada anak, ini temuan peneliti
Indonesia
•
06 Aug 2026

Kisah – Croissant ternyata menyimpan kisah perang Islam dan Eropa yang jarang diceritakan
Indonesia
•
05 Aug 2026
