
Sekjen PBB serukan diakhirinya krisis Ukraina

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di sebuah gedung pascaserangan rudal di Kiev, Ukraina, pada 7 Februari 2024. (Xinhua/Roman Petushkov)
Konflik di Ukraina memperdalam kesenjangan geopolitik, memperparah instabilitas regional, memperkecil ruang yang tersedia untuk mengatasi isu-isu global mendesak lainnya, serta melemahkan norma-norma dan nilai-nilai bersama yang membuat dunia lebih aman.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat (23/2) menyerukan diakhirinya krisis Ukraina.Seruan itu disampaikan Guterres dalam pertemuan Dewan Keamanan yang digelar bertepatan dengan peringatan dua tahun operasi militer khusus Rusia di Ukraina.Dua tahun berjalan, konflik di Ukraina masih menjadi luka menganga di jantung Eropa. Ini adalah waktu yang tepat untuk perdamaian – perdamaian yang adil, berdasarkan Piagam PBB, hukum internasional dan resolusi Majelis Umum PBB, kata Guterres.Perselisihan internasional harus diselesaikan dengan cara damai dan semua negara harus menahan diri dari tindakan mengancam atau menggunakan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik negara lain, katanya.Bahaya meningkatnya dan meluasnya konflik sangat nyata. Di seluruh dunia, konflik di Ukraina memperdalam kesenjangan geopolitik, memperparah instabilitas regional, memperkecil ruang yang tersedia untuk mengatasi isu-isu global mendesak lainnya, serta melemahkan norma-norma dan nilai-nilai bersama yang membuat dunia lebih aman, katanya.Konflik tersebut mempercepat lonjakan harga pangan, memicu guncangan ekonomi dan krisis biaya hidup global, yang berdampak sangat parah terhadap negara-negara berkembang. Selain itu, prospek konflik yang mengakibatkan kecelakaan terkait nuklir menghantui seluruh dunia, imbuhnya."Ini saatnya untuk berkomitmen kembali pada Piagam (PBB) dan memperbarui penghormatan terhadap hukum internasional. Ini adalah jalan menuju perdamaian dan keamanan – di Ukraina dan di seluruh dunia," kata Guterres.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia dan Iran teken kesepakatan kemitraan strategis komprehensif
Indonesia
•
18 Jan 2025

TikTok bantah tuduhan mendukung konten pro-Palestina
Indonesia
•
08 Nov 2023

Trump kecam Eropa dan NATO di Davos, tekankan kembali upayanya untuk akuisisi Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026

Mengapa pertemuan Xi-Biden mendatang begitu penting?
Indonesia
•
16 Nov 2023


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
