1.734 titik panas terdeteksi di Kalimantan, kabut asap kini selimuti Brunei

Orang-orang menikmati cahaya matahari terbenam di tepi laut di Jerudong, Brunei, pada 26 Juli 2024. (Xinhua/Jeffery Wong)

Bandar Seri Begawan, Brunei (Xinhua/Indonesia Window) – Brunei saat ini mengalami kabut asap akibat asap dari sejumlah titik panas yang terdeteksi di Pulau Kalimantan, terutama di Indonesia.

Dalam sebuah siaran pers bersama yang dirilis oleh Departemen Lingkungan Hidup, Taman, dan Rekreasi Brunei; Kementerian Kesehatan Brunei; dan Departemen Meteorologi Brunei pada Ahad (30/8), citra satelit dari Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASEAN Specialized Meteorological Center/ASMC) mendeteksi 514 titik panas pada Kamis (27/8), 1.734 titik panas pada Jumat (28/8), dan 1.180 titik panas pada Sabtu (29/8) di Pulau Kalimantan.

Titik-titik panas tersebut sebagian besar terkonsentrasi di bagian barat Pulau Kalimantan, terutama di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat.

Kementerian tersebut menyatakan angin barat daya yang sedang bertiup menuju Brunei membawa kabut asap dari titik-titik panas utama, sehingga berkontribusi secara signifikan terhadap kondisi kabut asap yang terjadi saat ini.

Meskipun mengalami kondisi kabut asap, nilai PSI yang tercatat di stasiun pemantauan kualitas udara di keempat distrik di Brunei tetap berada dalam kisaran baik hingga sedang.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait