China luncurkan inisiatif untuk tingkatkan lapangan kerja bagi lulusan universitas

Lulusan perguruan tinggi terlihat di sebuah bursa kerja di Universitas Ilmu Teknik Shanghai di Shanghai, China timur, pada 16 Oktober 2023. (Xinhua/Liu Ying)
Kewirausahaan bagi lulusan universitas diatur dalam pedoman yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan China, memberikan dukungan prioritas kepada mereka yang menghadapi tantangan pekerjaan, termasuk lulusan yang berasal dari keluarga yang baru saja dientaskan dari kemiskinan, rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan, dan individu penyandang disabilitas.
Beijing, China (Xinhua) – China menerapkan berbagai langkah untuk memfasilitasi ketenagakerjaan dan kewirausahaan bagi lulusan universitas 2024, menurut sebuah pedoman yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan China.Para rektor universitas di China dan pemimpin lainnya diimbau untuk meningkatkan keterlibatan perusahaan-perusahaan guna menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi para mahasiswa, menurut pedoman tersebut.Universitas-universitas di seluruh China harus mengundang perusahaan-perusahaan untuk mengadakan lebih banyak acara perekrutan di kampus. Di saat yang sama, universitas juga harus menyesuaikan upaya mereka dengan preferensi pekerjaan para lulusan serta memberikan dukungan karier yang berkualitas tinggi dan informasi yang komprehensif.Pemerintah daerah harus menstabilkan dan memperluas skala rekrutmen secara memadai bagi lulusan universitas untuk posisi-posisi di pemerintahan, lembaga publik, dan perusahaan milik negara.Pedoman itu menyoroti pentingnya implementasi program-program yang telah ditetapkan yang mendorong lulusan universitas untuk mencari pekerjaan di wilayah barat, daerah pedesaan, dan komunitas.Menurut dokumen tersebut, dukungan prioritas harus diberikan kepada para lulusan yang menghadapi tantangan pekerjaan, termasuk lulusan yang berasal dari keluarga yang baru saja dientaskan dari kemiskinan, rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan, dan individu penyandang disabilitas.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Laporan: 74 juta orang butuh bantuan kemanusiaan di Tanduk Besar Afrika
Indonesia
•
01 Apr 2024

Telaah – Perundingan gencatan senjata mandek, masa depan Gaza terombang-ambing (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
04 Mar 2025

Delegasi China: Adaptasi perubahan iklim adalah tugas realistis dan mendesak
Indonesia
•
11 Nov 2022

Studi ungkap penggunaan media sosial dapat bantu cegah depresi
Indonesia
•
15 Nov 2024
Berita Terbaru

Feature – Lansia di China nikmati masa pensiun dengan jadi ‘content creator’
Indonesia
•
05 Feb 2026

Perlintasan Rafah kembali dibuka, PBB harapkan lebih banyak negara terima pasien dari Gaza
Indonesia
•
03 Feb 2026

Mesir mulai terima pasien dan korban luka dari Gaza via perlintasan Rafah
Indonesia
•
03 Feb 2026

Feature – Menyusuri jejak masa lalu di Pecinan Glodok, dari klenteng, gereja, hingga tradisi teh China
Indonesia
•
02 Feb 2026
