
Lebanon tolak permintaan Israel duduki 5 lokasi di Lebanon selatan usai tenggat waktu penarikan

Foto menunjukkan kehancuran yang disebabkan oleh militer Israel di Kfar Shouba, Lebanon, pada 1 Februari 2025. (Xinhua/Taher Abu Hamdan)
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menyuarakan "penolakan mutlak" Lebanon terhadap permintaan Israel untuk menduduki lima lokasi di Lebanon selatan setelah tenggat waktu penarikan pasukan pada 18 Februari 2025.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Kamis (13/2) menyuarakan "penolakan mutlak" Lebanon terhadap permintaan Israel untuk menduduki lima lokasi di Lebanon selatan setelah tenggat waktu penarikan pasukan pada 18 Februari, menurut kantor berita pemerintah Lebanon, National News Agency (NNA)."Saya menolak membahas perpanjangan waktu penarikan. Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab untuk memastikan penarikan tersebut; jika tidak, mereka akan menyebabkan kemunduran terbesar bagi pemerintah," kata Berri kepada para wartawan di Desa Ain al-Tineh, Lebanon, setelah bertemu dengan Jenderal AS Jasper Jeffers, kepala komite pemantau yang beranggotakan lima orang untuk kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Duta Besar AS untuk Lebanon Lisa Johnson juga hadir dalam pertemuan tersebut."Jika pendudukan (Israel) masih berlangsung, waktu yang akan menjawabnya. Ini merupakan tanggung jawab negara Lebanon, dan militer sepenuhnya menjalankan tugasnya di selatan Sungai Litani. Sedangkan untuk wilayah utara Litani, itu menjadi urusan rakyat Lebanon dan meja dialog nasional untuk membahas strategi pertahanan," katanya.
Foto menunjukkan seorang tentara Lebanon yang ditugaskan di Bint Jbeil, Lebanon selatan, pada 20 Januari 2025. (Xinhua/Ali Hashisho)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel klaim tewaskan komandan militer Hamas di Jenin, Tepi Barat
Indonesia
•
31 Aug 2024

Fakta konflik Rusia-Ukraina – Ukraina ekspor 19 juta ton bahan pangan
Indonesia
•
01 Feb 2023

Putin teken dekret persetujuan revisi doktrin nuklir
Indonesia
•
20 Nov 2024

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026


Berita Terbaru

Iran tolak ikut putaran kedua perundingan damai dengan AS
Indonesia
•
20 Apr 2026

Harga minyak mentah naik lagi saat situasi Selat Hormuz kembali tegang
Indonesia
•
20 Apr 2026

Iran paksa pasukan AS mundur dari Selat Hormuz, buka jalur pelayaran baru
Indonesia
•
20 Apr 2026

Laporan sebut Angkatan Laut AS bersihkan ranjau di Selat Hormuz menggunakan robot
Indonesia
•
20 Apr 2026
