
Eropa hadapi ancaman tarif dari AS, PM Polandia serukan UE tetap bersatu

Bendera Uni Eropa berkibar di luar Gedung Berlaymont, kantor pusat Komisi Eropa, di Brussel, Belgia, pada 29 Januari 2025. (Xinhua/Meng Dingbo)
Ketegangan perdagangan antara Uni Eropa dan Washington akan menjadi paradoks yang kejam bagi Eropa, merupakan ujian pertama bagi solidaritas dan persatuan UE dalam situasi yang sangat tidak biasa.
Warsawa, Polandia (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk menyerukan Uni Eropa (UE) untuk tetap bersatu di saat blok tersebut menghadapi ancaman perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).Berbicara dalam pertemuan para pemimpin UE pada Senin (3/2) di Brussel, Tusk memperingatkan ketegangan perdagangan dengan Washington akan menjadi paradoks yang kejam bagi Eropa. Tusk pun menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh sekutu terdekat Eropa tersebut."Ini mungkin merupakan ujian pertama bagi solidaritas dan persatuan UE dalam situasi yang sangat tidak biasa ketika kita berhadapan dengan serangkaian kejutan dari sekutu terdekat kita," tutur Tusk, seperti dikutip oleh Kantor Berita Polandia.
Foto yang diabadikan pada 18 Januari 2025 ini memperlihatkan gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut kebijakan tarif AS berpotensi dorong eropa menuju pemisahan ekonomi
Indonesia
•
25 Jul 2025

Kacamata pintar China bidik pasar global
Indonesia
•
23 Jun 2025

Mendag lepas ekspor produk aluminium Indonesia ke enam negara
Indonesia
•
29 Sep 2022

Kepala ekonom Goldman Sachs peringatkan dampak kenaikan tarif AS
Indonesia
•
04 Jul 2024


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
