
Kesbangpol DKI selenggarakan rapat koordinasi dialog interaktif

Suasana rapat koordinasi persiapan Dialog Interaktif Kepercayaan yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Balaikota Jakarta Senin (6/2/2023). (Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta)
Dialog interaktif diharapkan dapat diikuti oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat dan aliran kepercayaan dengan tujuan untuk memperkuat dasar-dasar kerukunan hidup antar umat beragama serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehar-hari dalam masyarakat.
Jakarta (Indonesia Window) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan dialog interaktif Kepercayaan Tahun Anggaran 2023 di ruang rapat badan itu di Balaikota, Jakata, Senin.Rapat yang dipimpin Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Ahmad Yala itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tokoh agama, tokoh aliran kepercayaan dan tokoh masyarakat di Provinsi DKI Jakarta tentang pentingnya kerukunan antarumat beragama, aliran kepercayaan dan kerukunan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.“Kami ingin memberikan penyuluhan kepada para tokoh keagamaan dan tokoh aliran keparcayaan dan masyarakat mengenai nilai-nilai dasar kerukunan umat beragama dan aliran kepercyanaan dalam membangun sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai antar umat beragama dan aliran kepercayaan,” kata Yala yang didampingi Kepala Sub Bidang Kerukunan Kesbangpol Dumiri dan Kepala Sub Bidang Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Eliazer Hutapea.Yala mengatakan pihaknya menginginkan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan aliran kepercayaan dapat mengikuti dialog interaktif nanti yang bertujuan untuk memperkuat dasar-dasar kerukunan hidup antar umat beragama serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehar-hari dalam masyarakat.“Provinsi DKI Jakarta jadi barometer dan diharapkan tujuan dari dialog interaktif nanti tercapai sehingga tahun politik 2023 sampai pemilihan umum 2024 berjalan aman dan damai,” ujarnya.Penghayat kepercayaan dalam arti luas didefinisikan sebagai masyarakat yang menganut agama tradisional di luar enam agama yang diakui oleh negara.Di Indonesia terdapat banyak aliran kepercayaan yang dianut oleh msyarakat seperti Sunda Wiwitan, Parmalim, Kejawen, Kaharingan dan masih banyak lagi penghayat kepercayaan yang sudah ada di masyarakat sejak dahulu kala sebelum masuknya agama mayoritas.Para peserta rapat koordinasi yang diundang mengikuti rapat koordinasi itu berasal dari organisasi keagamaan, organisasi masyarakat termasuk Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) dan penghayat kepercayaan.Dialog Interaktif dengan mengundang 100 peserta dari berbagai organisasi keagamaan, organisasi masyarakat dan penghayat kepercayaan akan dilaksanakan pada 16 Februari 2023 secara tatap muka dan dengan metode webinar secara virtual pada September 2023.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah larang ekspor batu bara, cegah pemadaman 10 juta pelanggan PLN
Indonesia
•
03 Jan 2022

WNI punya hak sama membeli masker di Taiwan
Indonesia
•
25 Feb 2020

Indonesia buka kantor konsul kehormatan pertama di Federasi St. Kitts dan Nevis
Indonesia
•
20 Sep 2019

Pemerintah dorong percepatan pengesahan RUU jadi UU PPRT
Indonesia
•
25 Jan 2023


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
