
Lembaga China dan Indonesia jalin kemitraan di sektor kesehatan

Foto yang diabadikan pada 24 September 2025 ini menunjukkan lokasi penyelenggaraan (venue) pameran inovasi peralatan medis di Boao, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua)
Kerja sama sektor kesehatan antara Indonesia dan China diharapkan mendorong pendirian pusat kerja sama multilateral untuk penyakit menular, meluncurkan program pelatihan talenta bersama, serta memajukan penelitian kolaboratif terkait penyakit menular dan tropis.
Haikou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah lembaga China dan Indonesia memperluas kerja sama dalam sektor kesehatan saat para pakar dan pejabat asal Asia Tenggara bertemu di Provinsi Hainan, China selatan, untuk menjalin dialog yang bertujuan memperkuat kolaborasi kesehatan Sabuk dan Jalur Sutra.Acara yang bertajuk ‘Kerja Sama Kesehatan di Sepanjang Sabuk dan Jalur Sutra: Dialog ASEAN-Hainan’ (Health Cooperation Along the Belt and Road: The ASEAN-Hainan Dialogue) itu belum lama ini diselenggarakan di Kawasan Percontohan Wisata Medis Internasional Boao Lecheng.Para perwakilan dari badan pemerintah, lembaga medis, dan kalangan akademisi dari Indonesia, Vietnam, Malaysia, serta sejumlah negara lainnya bertukar pandangan mengenai pengembangan talenta medis internasional, inovasi biomedis, serta mekanisme regional untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular bersama.Dalam pertemuan itu, Pusat Medis Internasional Hainan di Fakultas Kedokteran Universitas Jiao Tong Shanghai (Hainan International Medical Center of Shanghai Jiao Tong University School of Medicine) menandatangani letter of intent dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dan Vinmec Healthcare System Vietnam, menandai kemajuan baru dalam kerja sama kesehatan China-ASEAN.Berdasarkan kesepakatan itu, sejumlah lembaga China dan Indonesia akan bersama-sama mendorong pendirian pusat kerja sama multilateral untuk penyakit menular, meluncurkan program pelatihan talenta bersama, serta memajukan penelitian kolaboratif terkait penyakit menular dan tropis.Wiku Bakti Bawono Adisasmito, profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, menyoroti pengaruh China yang semakin meningkat dalam tata kelola kesehatan masyarakat regional. "Kami memboyong para pejabat, akademisi, dan perwakilan perusahaan farmasi ke Boao Lecheng untuk mempelajari reformasi medis China dan pengalaman maju negara itu dalam pencegahan serta pengendalian penyakit menular," ujarnya."Kami berharap dapat bekerja sama dengan perusahaan dan lembaga setempat untuk menghadirkan obat-obatan, peralatan, dan teknologi mutakhir ke Indonesia, atau mendukung lokalisasinya melalui alih teknologi, sehingga dapat berkontribusi terhadap pengembangan sektor kesehatan di Indonesia," imbuhnya.Didirikan pada 2013, Kawasan Percontohan Wisata Medis Internasional Boao Lecheng berfungsi sebagai area perintis bagi keterbukaan sektor medis China. Kawasan percontohan tersebut telah menjalin hubungan erat dengan lebih dari 180 perusahaan farmasi dan perangkat medis dari 20 lebih negara dan kawasan.Hingga saat ini, sebanyak 477 obat dan perangkat medis dengan akses khusus telah dihadirkan, mencakup 28 disiplin ilmu klinis, termasuk onkologi, oftalmologi, kardiologi, rehabilitasi, estetika medis, dan diagnostik, yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 120.000 pasien.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah yakin konflik Iran-Israel tak ganggu cadangan BBM nasional
Indonesia
•
17 Apr 2024

Presiden: COP28 ajang perkuat implementasi bukan pertunjukan ambisi
Indonesia
•
04 Dec 2023

BRI buka cabang pertama di Taiwan
Indonesia
•
01 Dec 2021

Kisah: Dari Bali untuk dunia, pecalang dengan sukarela turut amankan KTT G20
Indonesia
•
16 Nov 2022


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
