
Lembaga Amil Zakat SIP jajaki kerja sama pendampingan UMKM dengan KPMI Bogor

Foto kolase ini menunjukkan Ketua Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (SIP), Ustadz. Muhammad Irfandi, Lc. (kiri) dan Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Bogor, Nanang Suriyana, dalam pertemuan di Bogor, Kamis (17/7/2025). (Indonesia Window)
Kerja sama dengan KPMI Korwil Bogor diharapkan dapat membantu LAZ SIP dalam menunaikan amanah mendistribusikan dana zakat di bidang pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Solidaritas Insan Peduli (SIP) yang berkantor pusat di Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, tengah menjajaki kerja sama dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Koordinator Wilayah (Korwil) Bogor.Penjajakan kerja sama antara kedua belah pihak yang dilakukan melalui pertemuan di Sekretariat KPMI Bogor, pada Kamis (18/9) lalu tersebut, mencakup kegiatan pendampingan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).“Kerja sama ini kita jalin untuk menjawab harapan dari pemerintah agar dana zakat dapat disalurkan untuk program-program pemberdayaan umat sehingga dampaknya dapat berkelanjutan,” ucap Ketua LAZ SIP, Ustadz. Muhammad Irfandi, Lc., di sela-sela pertemuan tersebut.Lebih lanjut dia mengungkapkan, selama ini dana zakat yang telah diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan digunakan untuk keperluan sehari-hari yang bersifat konsumtif.“Yang kita harapkan, dana zakat seharusnya mengangkat derajat mereka, dari mustahik atau yang menerima menjadi muzakki atau yang membayar zakat,” ujar Ust. Irfandi.Dia optimistis kerja sama dengan KPMI Korwil Bogor dapat membantu lembaga amil zakat yang dipimpinnya dalam menunaikan amanah mendistribusikan dana zakat yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPMI Korwil Bogor, Nanang Suriyana, menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut.“Para pelaku UMKM di Bogor sangat potensial untuk berkembang, namun membutuhkan pendampingan dari para ahli yang kompeten. Dengan kerja sama ini kita berharap akan muncul pengusaha-pengusaha Muslim yang usahanya semakin tumbuh dan berkembang,” ujarnya.Menurutnya, program pendampingan bagi para pelaku UMKM di antaranya akan meliputi pengembangan sektor produksi, keuangan, pemasaran digital, serta penguatan keahlian bagi sumber daya manusia.
Tim Lembaga Amil Zakat (LAZ) Solidaritas Insan Peduli (SIP) dan para pengurus Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Bogor, berfoto bersama usai pertemuan di Bogor, Kamis (17/7/2025). (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang bukukan defisit perdagangan sebesar 26 miliar dolar AS pada Januari 2023
Indonesia
•
17 Feb 2023

Minyak naik di tengah produksi OPEC mengecewakan dan kerusuhan Kazakhstan
Indonesia
•
07 Jan 2022

Vaksinasi COVID-19 diharapkan tumbuhkan industri manufaktur 4 persen pada 2021
Indonesia
•
14 Jan 2021

China ambil langkah untuk stabilkan pasar modal dan tingkatkan kepercayaan
Indonesia
•
24 Jan 2024


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
