
Tim ilmuwan China kembangkan keramik insulasi termal yang sangat kuat dan tinggi

Chu Yanhui (pertama dari kanan) dan para anggota timnya bekerja di sebuah laboratorium di Universitas Teknologi China Selatan (South China University of Technology) di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 11 Januari 2024. (Xinhua/Universitas Teknologi China Selatan)
Keramik diborida berpori dengan entropi tinggi menunjukkan kemampuan membawa beban yang luar biasa, kinerja insulasi termal yang tinggi, dan stabilitas termal yang unggul hingga 2.000 derajat Celsius, sangat diperlukan untuk membuat cangkang pesawat hipersonik.
Guangzhou, China (Xinhua) – Tim ilmuwan China berhasil menciptakan keramik berpori baru yang sangat kuat pada suhu tinggi dan sekaligus memiliki insulasi termal yang tinggi, dua sifat yang diperlukan untuk membuat cangkang pesawat hipersonik.Tim tersebut, dipimpin oleh Chu Yanhui dari Universitas Teknologi China Selatan (South China University of Technology), mengembangkan keramik diborida berpori dengan entropi tinggi yang menunjukkan kemampuan membawa beban yang luar biasa, kinerja insulasi termal yang tinggi, dan stabilitas termal yang unggul hingga 2.000 derajat Celsius.Sifat-sifat seperti itu menjadikannya sebuah pilihan menarik untuk insulasi termal yang andal dalam kondisi ekstrem, menurut universitas tersebut.Pencarian keramik berpori yang kuat dan memiliki daya tahan terhadap panas ekstrem telah menjadi tantangan bagi para ilmuwan material dengan munculnya teknologi penerbangan hipersonik. Namun, kedua karakteristik tersebut sulit dicapai secara bersamaan pada keramik berpori konvensional, yang rekor suhu maksimum sebelumnya mencapai 1.500 derajat Celsius.Para peneliti mengatakan material baru ini memiliki prospek penerapan yang luas di industri kedirgantaraan, energi, dan kimia.Studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Advanced Materials.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti BRIN temukan spesies baru anggrek berbentuk seperti kuku macan di Sulawesi
Indonesia
•
21 Aug 2024

Perjanjian COP26 tak tegaskan pengurangan batu bara dan bahan bakar fosil
Indonesia
•
12 Nov 2021

Ilmuwan kembangkan teknologi untuk produksi hidrogen langsung dari udara
Indonesia
•
09 Sep 2022

Wahana penjelajah Bulan berawak pertama China akan dikemudikan dua astronaut
Indonesia
•
05 Jun 2023


Berita Terbaru

Jepang temukan bahan kimia industri beracun lampaui ambang batas di 629 lokasi pemantauan air
Indonesia
•
30 Mar 2026

Jepang kembali batalkan uji terbang perdana kendaraan eksperimental roket ‘reusable’ akibat malafungsi
Indonesia
•
30 Mar 2026

Mengisap vape berpotensi picu kanker
Indonesia
•
31 Mar 2026

China luncurkan roket pengangkut Lijian-2 Y1
Indonesia
•
31 Mar 2026
