
Erdogan sambut baik keputusan Hamas terima proposal gencatan senjata Gaza

Asap mengepul pascaserangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 7 Mei 2024. Sedikitnya 20 warga Palestina tewas dalam serangan udara intensif Israel di Rafah, kata sumber keamanan dan medis Palestina pada Selasa (7/5). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh mengatakan kepada pihak Mesir dan Qatar yang memediasi gencatan senjata Gaza bahwa Hamas menyetujui proposal mereka terkait gencatan senjata di Gaza.
Ankara, Turkiye (Xinhua) – Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Senin (6/5) menyambut baik keputusan Hamas menerima proposal gencatan senjata di Jalur Gaza."Kami senang bahwa Hamas menerima (proposal) gencatan senjata sesuai saran kami. Sekarang, langkah yang sama harus diambil oleh Israel," ujar Erdogan dalam sebuah konferensi pers usai rapat kabinet di Ankara, ibu kota Turkiye."Saya menyerukan kepada semua aktor Barat untuk menekan pemerintahan Israel (untuk melakukan hal tersebut)," ujar Presiden Turkiye.Erdogan melakukan percakapan telepon dengan kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh setelah gerakan tersebut menerima proposal gencatan senjata Gaza.
Orang-orang meninggalkan rumah mereka di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 6 Mei 2024. Militer Israel pada Senin (6/5) malam waktu setempat mengatakan bahwa pihaknya melancarkan serangan udara berskala besar di Rafah, kota paling selatan Gaza. Sebelumnya pada hari yang sama, Israel mengatakan bahwa mereka telah meminta warga sipil untuk melakukan evakuasi dari Rafah timur menjelang rencana serangan darat. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS bersikap ambigu terkait kemungkinan Israel serang cadangan minyak Iran
Indonesia
•
05 Oct 2024

Arab Saudi kenalkan ‘Global Distribution System’ untuk perhotelan
Indonesia
•
14 Sep 2020

PM China dan Rusia gelar pertemuan, bahas kerja sama
Indonesia
•
07 Dec 2022

Jerman tolak bergabung ke Dewan Perdamaian usulan Trump
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
