Pemberi kerja di AS tambah 353.000 pekerjaan pada Januari 2024 meski ada gelombang PHK

Pengunjung terlihat di acara New York Travel & Adventure Show 2024 yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada 27 Januari 2024. (Xinhua/Liu Yanan)
Kenaikan jumlah lapangan kerja di AS terjadi di sektor jasa profesional dan bisnis, perawatan kesehatan, perdagangan retail, dan bantuan sosial.
Washington, AS (Xinhua) – Para pemberi kerja di Amerika Serikat (AS) menambahkan 353.000 pekerjaan pada Januari 2024 terlepas adanya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh sejumlah perusahaan besar baru-baru ini, dengan tingkat pengangguran bertahan di angka 3,7 persen, demikian menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat (2/2).Kenaikan jumlah lapangan kerja terjadi di sektor jasa profesional dan bisnis, perawatan kesehatan, perdagangan retail, dan bantuan sosial, menurut laporan tersebut. Sementara, lapangan kerja di sektor industri pertambangan, penggalian, serta ekstraksi minyak dan gas mengalami penurunan.Sektor jasa profesional dan bisnis menambahkan 74.000 lapangan kerja pada Januari, jauh lebih tinggi dari kenaikan bulanan rata-rata sebesar 14.000 lapangan kerja pada 2023. Pekerjaan di bidang perawatan kesehatan naik 70.000. Lapangan kerja di sektor perdagangan retail meningkat 45.000 pada Januari, dan menunjukkan sedikit pertumbuhan bersih (net growth) sejak awal 2023. Sementara itu, jumlah pekerjaan di bidang bantuan sosial naik 30.000 pada Januari.Lapangan kerja di industri pertambangan, penggalian, dan ekstraksi minyak dan gas turun 5.000 pada Januari, menyusul sedikit fluktuasi pada 2023.Total non-farm payroll employment bertambah sebesar 333.000 yang direvisi naik pada Desember 2023. Payroll employment meningkat rata-rata 255.000 per bulan pada 2023, menurut laporan itu.Meskipun pertumbuhan lapangan kerja terus berlanjut, sejumlah perusahaan di industri teknologi, keuangan, dan retail melakukan PHK yang signifikan pada 2023, dan beberapa perusahaan lainnya bahkan telah mengumumkan rencana PHK tahun ini, yang berpotensi melemahkan pasar tenaga kerja di masa mendatang.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 700 juta paket ditangani selama liburan Tahun Baru Imlek di China
Indonesia
•
29 Jan 2023

Arab Saudi umumkan rekor belanja tertinggi oleh pengunjung ‘inbound’ pada 2023
Indonesia
•
01 Apr 2024

Konflik Ukraina dorong biaya hidup di Spanyol jadi lebih tinggi
Indonesia
•
23 Feb 2023

Triliuner Ambani dari India uraikan pewaris bisnis Reliance senilai 220 miliar dolar AS
Indonesia
•
30 Aug 2022
Berita Terbaru

Feature – Terbukti andal, mobil listrik China kian diminati generasi muda Indonesia
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pariwisata jadi kontributor signifikan timbulan sampah di Bali
Indonesia
•
08 Feb 2026

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026
