
COVID-19 – Angka kematian di AS lebih tinggi dibanding 20 negara yang setara dengannya

Seorang tenaga kesehatan membantu pasien di 'Area COVID' Rumah Sakit Beverly di Montebello City, California, Amerika Serikat, pada 22 Januari 2021. (Xinhua)
Kematian akibat COVID-19 per kapita secara keseluruhan dan di kedua subkelompok negara bagian di AS secara signifikan melampaui jumlah kematian di semua negara yang setara dengan AS, dengan 370.298 kematian akibat COVID-19 (112/100.000) selama gelombang Delta dan Omicron (masing-masing 61/100.000 dan 51/100.000).
New York City, AS (Xinhua) – Di Amerika Serikat (AS), COVID-19 menyebabkan lebih banyak kematian terkait infeksi dan kematian yang disebabkan oleh semua sebab dibandingkan dengan 20 negara yang setara dengannya selama pandemik, tetapi memiliki dampak lebih ringan di negara-negara bagian dengan tingkat vaksinasi tertinggi selama lonjakan Delta dan Omicron, menurut sebuah studi baru."Jika disesuaikan dengan ukuran populasi, AS memiliki 155.000 hingga 466.000 kematian lebih banyak dibandingkan negara-negara yang setara dengannya pada paruh kedua 2021 dan awal 2022," demikian dilaporkan oleh Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular di University of Minnesota pada Senin (21/11), mengutip penelitian yang dipublikasikan di JAMA pekan lalu.Kematian akibat COVID-19 per kapita secara keseluruhan dan di kedua subkelompok negara bagian di AS secara signifikan melampaui jumlah kematian di semua negara yang setara dengan AS, dengan 370.298 kematian akibat COVID-19 (112/100.000) selama gelombang Delta dan Omicron (masing-masing 61/100.000 dan 51/100.000).Namun, tingkat kematian akibat COVID-19 tercatat jauh lebih rendah di 10 negara bagian dengan cakupan vaksinasi tertinggi (cakupan 73 persen; 75 kematian/100.000 orang) dibandingkan di 10 negara bagian dengan tingkat vaksinasi terendah (cakupan 52 persen; 146/100.000)."Tingkat vaksinasi COVID-19 di negara-negara yang setara berkisar dari 64 persen di Israel hingga 82 persen di Korea Selatan. Cakupan vaksinasi AS secara keseluruhan adalah 63 persen," papar laporan itu.Untuk studi tersebut, para peneliti dari Brown School of Public Health dan University of Pennsylvania membandingkan AS secara keseluruhan, 10 negara bagian dengan tingkat vaksinasi tertinggi dan terendah, serta 20 negara Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) dengan populasi melebihi 5 juta penduduk dan produk domestik bruto per kapita lebih tinggi dari 25.000 dolar AS pada 2021, menurut laporan itu.*1 dolar AS = 15.716 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peningkatan level stres panas akan terjadi di setidaknya 6 negara di kawasan Tanduk Afrika
Indonesia
•
21 Oct 2024

Media massa sebut situasi darurat bebani sistem kesehatan masyarakat di AS
Indonesia
•
24 Aug 2022

Fokus Berita – PBB peringatkan potensi kenaikan suhu di atas ambang batas 1,5 derajat Celsius
Indonesia
•
07 Jun 2024

Konsumsi alkohol di Selandia Baru turun pada 2022
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

Kekerasan terhadap anak di Australia meningkat, ini temuan studi terbaru
Indonesia
•
15 Oct 2026

Minum kopi khop serentak dengan lebih dari 2.000 peserta cetak rekor MURI di HUT ke-438 Kota Meulaboh
Indonesia
•
13 Oct 2026

Feature – 50 juta eksemplar per tahun pada era kejayaan, komik Hong Kong kini mencari jalan bangkit
Indonesia
•
13 Oct 2026

Fokus Berita – Gempa 7,7 guncang Panama, lebih dari 40 gempa susulan picu kepanikan
Indonesia
•
11 Oct 2026
