
Fokus Berita – Kancah kelapa segar Indonesia di pasar China

Foto yang diabadikan pada 12 April 2025 ini menunjukkan seorang staf perusahaan perdagangan buah-buahan di China sedang memeriksa dan memamerkan kelapa segar yang diimpor dari Indonesia di Bandar Udara Internasional Changleyuan, Fuzhou, Provinsi Fujian, China tenggara. (Xinhua/Jiang Kehong)
Kelapa segar Indonesia di China masih kurang populer karena baru memasuki pasar, sehingga membutuhkan promosi dan publisitas yang lebih intensif.
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pada awal April ini, batch pertama kelapa segar asal Indonesia dengan bobot total 200 kg tiba di China melalui jalur udara. Kabar ini dengan cepat menjadi viral di kalangan pencinta kelapa di China karena telah menghadirkan pilihan baru bagi para konsumen.Kelapa segar Indonesia merupakan pendatang baru di pasar China, yang telah lama didominasi oleh kelapa asal Thailand, Vietnam, dan Filipina. Lalu, apa keunggulan komparatif kelapa segar dari Indonesia dan bagaimana prospek buah tropis tersebut di China?Permintaan kelapa segar di pasar ChinaJika Anda berjalan-jalan di pusat perbelanjaan di China atau memesan minuman dan buah secara daring di China, Anda akan melihat semakin banyak gerai yang menjual kelapa dan produk-produk olahannya, termasuk santan, es krim rasa kelapa, atau makanan ringan yang terbuat dari kelapa.Laporan dari Zero Power Intelligence Group, sebuah lembaga penelitian pasar di China, menunjukkan pasar negara tersebut memiliki permintaan yang sangat besar terhadap kelapa, yaitu sekitar 4 miliar buah per tahun, termasuk 2,6 miliar buah kelapa segar.Namun, produksi domestik di China hanya mampu memenuhi sekitar 10 persen dari permintaan tersebut, mengingat sebagian besar wilayah China bukan daerah tropis. Hal ini membuka peluang besar bagi negara-negara Asia Tenggara yang menjadi sumber utama buah kelapa.Thailand merupakan negara pengekspor utama kelapa yang dikirim ke China setiap tahunnya. Data dari Kepabeanan Umum China menunjukkan bahwa pada 2024, China mengimpor sekitar 921.000 ton kelapa segar, dengan sekitar 341.000 ton di antaranya berasal dari Thailand.Setelah Thailand, Vietnam dan Filipina juga merupakan negara pengekspor kelapa utama ke pasar China.Keunggulan kelapa Indonesia Kelapa Thailand telah mendominasi pasar China selama bertahun-tahun. Chen Juanjuan, manajer di sebuah perusahaan logistik internasional yang berbasis di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, menjelaskan perusahaannya mengimpor kelapa segar dari Thailand melalui Pelabuhan Qinzhou di Guangxi, karena kelapa Nam Hom asal Thailand sudah dikenal luas di China.Menurut Chen, alasan kesuksesan kelapa Thailand di pasar China adalah karena kualitasnya yang terjamin serta kehadirannya yang jauh lebih awal di pasar China dibandingkan dengan produk negara lain, sehingga konsumen China sudah memercayai kualitasnya. Selain itu, produk-produk kelapa seperti santan, minuman manis yang mengandung air kelapa, dan berbagai jajanan lainnya yang terbuat dari kelapa Thailand telah lama populer di pasar China, sehingga banyak perusahaan lokal yang sudah terlibat dalam rantai pasokan industrinya.Kendati demikian, sejumlah pelaku industri di China memperingatkan bahwa produksi kelapa di Thailand sedang menghadapi berbagai tantangan karena rentan terhadap kekeringan dan serangan hama, sehingga volume panennya cenderung tidak stabil.Selain kelapa Thailand, Vietnam juga aktif dalam mengirim kelapa segar ke China. Li Jian, staf senior di perusahaan logistik lainnya di Guangxi, mengatakan rute pengiriman kelapa segar yang menggunakan kereta dari Vietnam ke China sangat efisien dalam mengurangi biaya transportasi, sehingga dapat membantu menurunkan biaya.
Foto dokumentasi menunjukkan para staf bea cukai China sedang memeriksa kelapa segar yang diimpor dari Thailand di Bea Cukai Pelabuhan Qinzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua)
Foto yang diabadikan pada Oktober 2024 ini menunjukkan satu <em>batch</em> kelapa segar yang diimpor dari Vietnam via Pelabuhan Darat Pingxiang di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan. (Xinhua)
Foto tak bertanggal ini menunjukkan produk-produk Luckin Coffee di sebuah gerai kopi di China. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

IMF: Mekanisme baru diperlukan atasi tekanan utang negara miskin
Indonesia
•
12 Apr 2022

Lembaga ‘think-tank’ IESR luncurkan kajian peta potensi teknis energi terbarukan
Indonesia
•
26 Oct 2021

Meta laporkan hasil Q3 2024 dengan peningkatan laba bersih dan pendapatan
Indonesia
•
03 Nov 2024

‘Output’ batu bara China naik pada Desember 2022
Indonesia
•
25 Jan 2023


Berita Terbaru

Ekspor nonmigas RI ke China capai hampir 983 triliun rupiah hingga September 2026
Indonesia
•
02 Nov 2026

Didorong permintaan AI, industri manufaktur Singapura optimistis hingga Maret 2027
Indonesia
•
02 Nov 2026

Feature – Kesepian jadi peluang bisnis, pasar mainan AI China tumbuh pesat, tembus 2,32 triliun rupiah
Indonesia
•
01 Nov 2026

Malaysia rugi 35,7 triliun rupiah akibat karhutla, 1.600 kematian dikaitkan dengan asap lintas batas
Indonesia
•
30 Oct 2026
