
Menlu Rusia: Diplomasi Rusia akan berfokus untuk akhiri hegemoni Barat

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menghadiri sebuah konferensi pers tentang kinerja diplomasi Rusia pada 2022 di Moskow pada 18 Januari 2023. (Kementerian Luar Negeri Rusia)
Kebijakan luar negeri Rusia mendatang akan berfokus untuk mengakhiri hegemoni Barat dalam urusan internasional, yang seharusnya bukan ditentukan oleh "kepentingan egois" Barat, tetapi atas "dasar keseimbangan kepentingan yang adil dan universal sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa”.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Konsep kebijakan luar negeri baru Rusia mendatang akan berfokus untuk mengakhiri hegemoni Barat dalam urusan internasional, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov pada Rabu (15/2).Urusan internasional seharusnya bukan ditentukan oleh "kepentingan egois" Barat, tetapi atas "dasar keseimbangan kepentingan yang adil dan universal sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujar Lavrov di Duma Negara Rusia."Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya terobsesi dengan hasrat maniak untuk menghidupkan kembali tatanan dunia neokolonial dan unipolar guna mengganggu proses objektif pembentukan dan kebangkitan pusat-pusat dunia baru," ungkapnya.Washington dan para sekutunya mengobarkan "perang hibrida habis-habisan melawan Rusia yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun" untuk mengalahkan Rusia di medan perang, menghancurkan ekonominya, mengisolasi negara ini, dan mengubahnya menjadi "negara yang terasing," tambah Lavrov.Namun, semua upaya Barat untuk mengisolasi Rusia telah gagal, tegasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump desak Zelensky untuk segera terima rencana perdamaian
Indonesia
•
10 Dec 2025

Parade Thanksgiving di New York diintervensi aksi pro-Palestina
Indonesia
•
25 Nov 2023

Uni Afrika nyatakan kekhawatiran soal pendanaan berkelanjutan kegiatan teroris di Afrika
Indonesia
•
10 Nov 2023

Media Iran sebut 2 jet tempur Israel ditembak Jatuh, Israel membantah
Indonesia
•
16 Jun 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
