Kebiasaan makan berubah, konsumsi beras warga Korsel capai rekor terendah pada 2025

Ilustrasi. (David Foodphototasty on Unsplash)

Konsumsi beras warga Korea Selatan mencapai rekor terendah tahun lalu seiring perubahan kebiasaan makan, dengan konsumsi beras per kapita turun 3,4 persen menjadi 53,9 kg pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Konsumsi beras warga Korea Selatan (Korsel) mencapai rekor terendah pada tahun lalu seiring perubahan kebiasaan makan, tunjuk data resmi pada Kamis (22/1).

Konsumsi beras per kapita turun 3,4 persen menjadi 53,9 kg pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut Kementerian Data dan Statistik Korsel.

Angka tersebut sekitar setengah dari tingkat konsumsi 106,5 kg pada 1995, menandai tingkat terendah sejak data terkait mulai dikompilasi pada 1962.

Konsumsi beras terus menurun secara bertahap akibat perubahan kebiasaan makan dan budaya makan.

Konsumsi biji-bijian tahunan per orang, yang mencakup beras dan biji-bijian lainnya seperti jelai dan gandum, rata-rata 62,5 kg pada 2025, turun 3,0 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut juga sekitar setengah dari tingkat konsumsi pada 1995 sebesar 117,9 kg, sehingga mencatat rekor terendah baru.

Beras yang digunakan sebagai bahan baku di sektor bisnis, termasuk produsen makanan dan minuman, mencapai titik tertinggi baru sebesar 932.102 ton pada 2025, naik 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut mencapai 900.000 ton untuk pertama kalinya sejak data itu mulai dikompilasi pada 2011.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait