
Menlu China: Penerimaan segera Palestina sebagai anggota PBB jadi langkah untuk koreksi ketidakadilan historis

Para perwakilan memberikan suara untuk draf resolusi yang merekomendasikan kepada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang beranggotakan 193 negara agar 'Negara Palestina diterima sebagai anggota PBB' dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB di kantor pusat PBB di New York City pada 18 April 2024. Amerika Serikat pada Kamis (18/4) memberikan suara menentang permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB di Dewan Keamanan PBB. (Xinhua/Xie E)
Keanggotaan penuh di PBB secepatnya bagi Palestina merupakan langkah untuk mengoreksi ketidakadilan historis yang berkepanjangan, dan hal ini merupakan kewajiban internasional yang harus dipenuhi oleh setiap negara anggota PBB.
Port Moresby, Papua Nugini (Xinhua) – Penerimaan secepatnya Palestina sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi langkah untuk mengoreksi ketidakadilan historis yang berkepanjangan, ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi yang sedang berkunjung di Port Moresby, Papua Nugini, pada Sabtu (20/4).Wang, yang juga menjabat sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), menyatakan hal itu dalam sebuah konferensi pers bersama Menlu Papua Nugini Justin Tkatchenko.PBB harus berupaya menjalankan peran yang diembannya dalam menanggapi berbagai tantangan global, dan Dewan Keamanan PBB harus melakukan tugasnya untuk memelihara perdamaian dan keamanan dunia, tutur Wang, sembari menyatakan bahwa komunitas internasional menaruh rasa ketidakpuasan dan kekecewaan yang mendalam terhadap Amerika Serikat (AS) atas hak veto tunggal yang menolak keanggotaan penuh Palestina di PBB baru-baru ini.
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi, yang juga menjabat sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), dan Menlu Papua Nugini Justin Tkatchenko menghadiri konferensi pers bersama usai keduanya melangsungkan pembicaraan di Port Moresby, Papua Nugini, pada 20 April 2024. (Xinhua/Ma Ping)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei: Tantangan terbesar bisnis AS adalah kesulitan pasar tenaga kerja
Indonesia
•
02 Jun 2022

COVID-19 – Lebih dari 2,248 miliar dosis vaksin diberikan di China
Indonesia
•
26 Oct 2021

AS setujui penjualan senjata Rp35,4 Ttriliun kepada Arab Saudi di tengah memanasnya Timur Tengah
Indonesia
•
16 Jul 2026

Negara-Negara Baltik berencana buka wilayah udara bagi ‘drone’ Ukraina, Rusia geram
Indonesia
•
07 Apr 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
