
Indonesia gabung New Development Bank untuk percepat pertumbuhan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone ini menunjukkan sebuah jembatan yang terletak di Konservasi Hutan Bakau di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada 22 Februari 2025. Indonesia menetapkan restorasi hutan bakau sebagai pendorong utama investasi berkelanjutan, mengakui manfaat ekonomi dan lingkungannya yang signifikan. (Xinhua/Veri Sanovri)
Keanggotaan Indonesia di NDB diharapkan dapat mendorong percepatan transformasi pembangunan nasional, khususnya di bidang infrastruktur, konektivitas, dan transisi energi.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada Selasa (25/3) mengumumkan Indonesia telah memutuskan untuk bergabung dengan New Development Bank (NDB) setelah pertemuan dengan Presiden NDB Dilma Vana Rousseff di Istana Merdeka.Prabowo mengatakan pertemuan antara kedua belah pihak berlangsung dalam suasana yang hangat dan produktif, seraya menyebutkan bahwa diskusi tersebut mencakup rencana-rencana pembangunan Indonesia untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.Lebih lanjut menurut Prabowo, salah satu topik utama dalam diskusi itu adalah undangan resmi dari NDB kepada Indonesia untuk bergabung sebagai anggota. Prabowo mengonfirmasi bahwa Indonesia telah memutuskan untuk melanjutkan proses keanggotaan NDB setelah evaluasi oleh Kementerian Keuangan RI."Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk bergabung dengan New Development Bank dan mengikuti prosedur serta persyaratan yang telah diberikan kepada kami," kata Prabowo. Sang presiden berharap keanggotaan Indonesia di NDB dapat mendorong percepatan transformasi pembangunan nasional.Rousseff menyambut baik keputusan Indonesia, menggambarkan negara ini sebagai mitra penting di kawasan dan sekitarnya. Dia menuturkan prioritas pembangunan Indonesia sejalan dengan bidang-bidang yang menjadi fokus NDB, khususnya di bidang infrastruktur, konektivitas, dan transisi energi.Presiden NDB itu menegaskan bank tersebut menghormati kedaulatan dan prioritas para anggotanya, dan menyatakan keyakinannya bahwa partisipasi Indonesia akan diterima dengan baik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Prabowo: PPN 12 persen hanya untuk barang dan jasa mewah
Indonesia
•
01 Jan 2025

Kemlu RI sampaikan upaya diplomasi atas Regulasi Deforestasi UE
Indonesia
•
30 Mar 2023

Indonesia dorong kerja sama ekonomi hijau dengan Swedia
Indonesia
•
25 Nov 2020

Steve Forbes: Kepemimpinan Presiden Prabowo jadi inspirasi, Indonesia siap jadi kekuatan global
Indonesia
•
24 Jul 2025


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
