
Peneliti China temukan gen kunci untuk modifikasi hasil panen dan kualitas serat kapas

Sebuah mesin pemanen kapas bekerja di sebuah ladang di wilayah Yuli, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 20 Oktober 2023. (Xinhua/Wang Fei)
Kapas dataran tinggi merupakan salah satu dari empat spesies kapas utama sekaligus tanaman penting yang menyediakan serat alami bagi industri tekstil.
Beijing, China (Xinhua) – Sekelompok peneliti China berhasil mengidentifikasi gen kunci yang dapat memodifikasi hasil panen dan kualitas serat kapas dataran tinggi, sehingga meletakkan dasar bagi penyempurnaan sifat-sifat kapas tersebut, demikian menurut Journal of Advanced Research edisi terbaru.Kapas dataran tinggi merupakan salah satu dari empat spesies kapas utama sekaligus tanaman penting yang menyediakan serat alami bagi industri tekstil. Dengan kondisi pemuliaan dan produksi saat ini, tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dihadapi para petani dalam meningkatkan kualitas dan hasil serat kapas secara simultan, mengingat korelasi negatif yang kompleks antara kualitas dan hasil serat.
Foto dari udara yang diabadikan pada 25 Oktober 2023 ini menunjukkan mesin pemetik kapas sedang beroperasi di sebuah ladang di Shawan, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. Xinjiang, daerah penghasil kapas terbesar di China, telah memasuki musim panen kapas tahun ini. (Xinhua/Wang Fei)
Foto dari udara yang diabadikan pada 12 Oktober 2023 ini menunjukkan para petani sedang memanen kapas di Korla, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Li Xiang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Chen Dong jadi taikonaut China dengan durasi tinggal di luar angkasa terlama
Indonesia
•
23 Nov 2022

China secara aktif percepat pembangunan jaringan komputasi
Indonesia
•
05 Apr 2023

Ilmuwan China ungkap cetak biru kompleks dari korteks otak manusia
Indonesia
•
20 Feb 2025

Proyek PLTB dataran ultratinggi terbesar di dunia mulai beroperasi di Xizang, China
Indonesia
•
04 Jan 2024


Berita Terbaru

Sel baterai lithium-ion kantung dapat terisi lebih dari 85 persen daya dalam waktu enam menit
Indonesia
•
21 May 2026

FMIPA UI temukan spesies baru bakteri tahan panas
Indonesia
•
20 May 2026

Makin banyak makan gula, daya ingat makin menurun
Indonesia
•
20 May 2026

Feature – Qi Zai, panda cokelat langka yang memikat dari Pegunungan Qinling
Indonesia
•
20 May 2026
