
Kanada akan tunda gelombang kedua pemberlakuan tarif untuk produk AS hingga 2 April

Foto hasil tangkapan layar dari sebuah video menunjukkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara kepada media di Ottawa, Kanada, pada 6 Januari 2025. (Xinhua/Mick Gzowski)
Kanada akan menangguhkan gelombang kedua pemberlakuan tarif untuk produk-produk Amerika Serikat (AS) hingga 2 April 2025.
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Keuangan Kanada Dominic LeBlanc pada Kamis (6/3) mengumumkan Kanada akan menangguhkan gelombang kedua pemberlakuan tarif untuk produk-produk Amerika Serikat (AS) hingga 2 April."Amerika Serikat setuju menangguhkan tarif untuk ekspor dari Kanada yang tercakup dalam Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (United States-Mexico-Canada Agreement/USMCA) hingga 2 April," kata LeBlanc di akun media sosialnya tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan tarif tersebut."Hasilnya, Kanada tidak akan melanjutkan gelombang kedua pemberlakuan tarif untuk produk-produk AS senilai 125 miliar dolar Kanada hingga 2 April, sementara kami terus bekerja untuk menghapus semua tarif."*1 dolar Kanada = 11.373 rupiahMenteri Perindustrian Francois-Philippe Champagne mengatakan langkah balasan Kanada tetap berjalan, bahkan setelah langkah terbaru Trump menunda tarif untuk beberapa produk Kanada dan Meksiko hingga 2 April.Menurut media setempat, lebih dari separuh impor Kanada tidak tercakup dan kemungkinan masih akan dikenai tarif baru karena tidak tercakup dalam USMCA."Selama ancaman masih ada, tekanan akan terus berlanjut," kata Champagne seperti dikutip CTV News. "Perdana Menteri sudah menyampaikan dengan jelas mengenai hal itu. Satu-satunya cara untuk membuatnya berhasil adalah dengan mempertahankan tekanan."Pada Kamis, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menunda tarif atas barang-barang yang tercakup dalam USMCA.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ladang minyak Tarim pasok lebih dari 50 miliar meter kubik gas alam ke Xinjiang selatan
Indonesia
•
19 Dec 2022

Sumber bijih litium dalam jumlah signifikan ditemukan di China tengah
Indonesia
•
10 Jul 2025

Bank sentral Kanada naikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin
Indonesia
•
08 Dec 2022

Presiden ECB sebut ekonomi zona euro kemungkinan masih lemah hingga akhir tahun
Indonesia
•
29 Nov 2023


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
