
NIPA: China miliki hampir 5 juta paten penemuan yang valid

Seorang anak berinteraksi dengan sebuah bola plasma di Museum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Yangzhou di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 1 Oktober 2022. (Xinhua/Meng Delong)
Jumlah paten penemuan valid di China telah melampaui 4,99 juta hingga akhir 2023, dengan jumlah merek dagang yang valid di negara itu mencapai 46,15 juta.
Beijing, China (Xinhua) – Jumlah paten penemuan yang valid di China telah melampaui 4,99 juta hingga akhir 2023, demikian disampaikan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional (National Intellectual Property Administration/NIPA) China pada Selasa (16/1).Jumlah merek dagang yang valid di negara itu mencapai 46,15 juta, kata Hu Wenhui, wakil kepala NIPA, dalam sebuah konferensi pers, seraya menjabarkan secara rinci berbagai kemajuan yang dicapai China pada 2023 di bidang hak kekayaan intelektual.Sebanyak 921.000 paten penemuan disahkan pada 2023, sementara sekitar 74.000 permohonan paten internasional diajukan melalui Perjanjian Kerja Sama Paten (Patent Cooperation Treaty/PCT), tambahnya.
Foto yang diabadikan pada 26 Mei 2023 ini menunjukkan robot bionik humanoid berukuran penuh yang ditampilkan di pusat pameran Zona Demonstrasi Inovasi Independen Nasional Zhongguancun di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Zhang Chenlin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arkeolog temukan 570 makam kuno di China tengah
Indonesia
•
10 Mar 2023

Studi: Perubahan iklim picu meningkatnya kekeringan salju
Indonesia
•
06 May 2025

China akan sempurnakan sistem kelistrikan untuk pertumbuhan hijau dan ketahanan energi
Indonesia
•
09 Aug 2024

Fosil rumput laut milyaran tahun mungkin leluhur tanaman darat
Indonesia
•
25 Feb 2020


Berita Terbaru

Peneliti di Australia uji jam atom generasi baru di laut
Indonesia
•
15 Apr 2026

Feature – Pabrik alat berat China pelopori upaya menuju produksi nol karbon
Indonesia
•
13 Apr 2026

Platform dokter digital berteknologi AI layani penyakit Parkinson
Indonesia
•
14 Apr 2026

Sayuran berdaun bantu ekstraksi logam beracun dari tanah, tawarkan masa depan pertambangan berkelanjutan
Indonesia
•
14 Apr 2026
