
China punya 18 dari 59 miliarder berdikari di bawah 40 tahun di dunia

Foto dokumentasi menunjukkan pemandangan Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District/CBD) di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Mao Siqian)
Jumlah miliarder berdikari berusia di bawah 40 tahun di dunia mencapai 59 orang per 16 Januari, dengan 18 di antaranya merupakan pengusaha China.
Beijing, China (Xinhua) – Jumlah miliarder berdikari berusia di bawah 40 tahun di dunia mencapai 59 orang per 16 Januari, dengan 18 di antaranya merupakan pengusaha China, demikian menurut daftar yang disusun oleh Hurun Research Institute.China berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat (AS), yang memiliki 23 miliarder dalam daftar tersebut.Zhang Yiming, pendiri perusahaan induk TikTok, ByteDance, menempati urutan kedua dengan kekayaan 250 miliar yuan atau setara 36,3 miliar AS, setelah CEO Meta Mark Zuckerberg.Tiga co-founder miHoYo, pengembang gim ternama di dunia "Genshin Impact" yang berbasis di Shanghai, termasuk di antara 14 pendatang baru tahun ini, kata lembaga riset tersebut.Pengusaha paling sukses berusia di bawah 40 tahun menghasilkan miliar dolar AS pertama mereka rata-rata dalam waktu enam tahun, menurut lembaga itu.*1 yuan = 2.170 rupiah**1 dolar AS = 14.933 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Muslim memiliki kepuasan hidup melebihi Kristen-Budha karena 'tauhid'
Indonesia
•
07 Sep 2019

China dan Spanyol terbitkan prangko khusus peringatan 50 tahun hubungan diplomatik
Indonesia
•
13 May 2023

COVID-19 – Subvarian Omicron XBB.1.5 sumbang hampir separuh kasus baru di AS
Indonesia
•
14 Jan 2023

COVID-19 – Hanya 4 persen warga AS telah disuntik ‘booster’
Indonesia
•
11 Oct 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
