COVID-19 – Subvarian Omicron XBB.1.5 sumbang hampir separuh kasus baru di AS

Sejumlah orang berjalan melewati papan informasi yang merekomendasikan penggunaan masker di sebuah mal di New York, Amerika Serikat, pada 7 Desember 2022. (Xinhua/Michael Nagle)
Subvarian XBB.1.5 dapat memicu lebih banyak kasus COVID-19 berdasarkan karakteristik genetik dan perkiraan tingkat pertumbuhan awal.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Subvarian baru Omicron XBB.1.5 diperkirakan menyumbang 43 persen dari kasus COVID-19 di Amerika Serikat (AS) untuk pekan yang berakhir pada 14 Januari, menurut data yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS pada Jumat (13/1).Subvarian XBB.1.5 menyebar dengan cepat di AS. XBB.1.5 menyumbang 30,4 persen dari total kasus dalam pekan yang berakhir pada 7 Januari, naik dari 20,1 persen dari pekan sebelumnya dan 11,8 persen dari dua pekan sebelumnya, menurut CDC.XBB.1.5 saat ini menjadi varian paling menular di negara tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya pada pekan ini mengatakan bahwa XBB.1.5 dapat memicu lebih banyak kasus COVID-19 berdasarkan karakteristik genetik dan perkiraan tingkat pertumbuhan awal.Dua subvarian Omicron dominan lainnya, yaitu BQ.1 dan BQ.1.1 menyumbang sekitar 45 persen dari kasus baru COVID-19 di AS dalam satu pekan terakhir, tunjuk data CDC.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Berbahayakah ransel bagi kesehatan anak Anda?
Indonesia
•
30 May 2022

Shanghai akan gelar pameran netralitas karbon pada Juni 2023
Indonesia
•
02 Apr 2023

UE kerahkan 36 tim penyelamat ke Turkiye untuk bantu tangani korban gempa
Indonesia
•
09 Feb 2023

Dua koran tumbang setiap pekan di AS
Indonesia
•
05 Jul 2022
Berita Terbaru

Perlintasan Rafah kembali dibuka, PBB harapkan lebih banyak negara terima pasien dari Gaza
Indonesia
•
03 Feb 2026

Mesir mulai terima pasien dan korban luka dari Gaza via perlintasan Rafah
Indonesia
•
03 Feb 2026

Feature – Menyusuri jejak masa lalu di Pecinan Glodok, dari klenteng, gereja, hingga tradisi teh China
Indonesia
•
02 Feb 2026

Berita buatan AI makin mendominasi, ‘think tank’ Inggris desak pemerintah susun aturan
Indonesia
•
02 Feb 2026
