
China capai kemajuan dalam penerbitan jurnal iptek

Sejumlah mahasiswa membaca di Perpustakaan Universitas Peking di Beijing, ibu kota China, pada 19 April 2022. (Xinhua/Ren Chao)
Jumlah jurnal iptek China yang berada di peringkat 5 persen teratas dan 25 persen teratas dalam peringkat internasional untuk berbagai disiplin ilmu telah meningkat masing-masing 5,6 kali dan 1,8 kali lipat.
Beijing, China (Xinhua) – China telah membuat pencapaian baru dalam penerbitan jurnal-jurnal ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terkemuka di dunia, menurut Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China (China Association for Science and Technology/CAST).Jumlah jurnal China yang berada di peringkat 5 persen teratas dan 25 persen teratas dalam peringkat internasional untuk berbagai disiplin ilmu telah meningkat masing-masing 5,6 kali dan 1,8 kali lipat, sejak implementasi rencana aksi untuk penerbitan jurnal iptek terkemuka di dunia.Pada 2019, China menerbitkan pedoman untuk mendorong reformasi jurnal iptek di negara itu dan membina jurnal iptek terkemuka di dunia, sembari meluncurkan rencana aksi lima tahun untuk mendukung dan mengembangkan jurnal iptek.Total 50 bidang klasifikasi jurnal iptek dalam dan luar negeri telah diselesaikan sejak implementasi rencana aksi tersebut, kata CAST.Dengan target untuk menjadi pemimpin dalam bidang iptek, China telah menerbitkan sejumlah jurnal baru dengan titik awal yang tinggi.Negara itu juga telah mendorong pembukaan publikasi jurnal berbahasa Mandarin dan berbagi data ilmiah ke seluruh dunia.CAST mengatakan bahwa pihaknya akan mempercepat penerbitan jurnal-jurnal iptek terkemuka di dunia serta mempromosikan digitalisasi dan pemasaran jurnal-jurnal iptek pada 2024.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Provinsi Hebei di China utara rilis peta pertama hasil pengamatan burung sepanjang musim
Indonesia
•
27 Mar 2024

Taman Nasional Sanjiangyuan bukti kerja keras China bidang ekologi
Indonesia
•
06 Sep 2023

Mikroba usus diduga bantu bentuk otak manusia
Indonesia
•
07 Jan 2026

China sebut sisa-sisa pendorong roket Long March-5B jatuh ke Laut Filipina
Indonesia
•
31 Jul 2022


Berita Terbaru

Feature – Mengapa Indonesia tak pernah menemukan dinosaurus? Pameran ini ungkap alasannya
Indonesia
•
26 Jul 2026

Ilmuwan China berhasil kloning padi hibrida, tak perlu benih baru setiap tahun
Indonesia
•
26 Jul 2026

Teknologi satelit China melesat, citra Bumi kini bisa dikirim hanya dalam waktu 1,5 jam
Indonesia
•
24 Jul 2026

Feature – Paus sperma berkomunikasi seperti kode morse, ilmuwan temukan 'bahasa' uniknya
Indonesia
•
24 Jul 2026
