
Jaringan farmasi AS Rite Aid ajukan kebangkrutan

Foto ini menunjukkan logo jaringan farmasi asal Amerika Serikat, Rite Aid Corp., yang telah mengajukan perlindungan kebangkrutan dalam upaya untuk merestrukturisasi aset keuangannya sembari mengatasi utang dalam jumlah besar dan gugatan hukum terkait opioid. (Sumber: Rite Aid)
Jaringan farmasi Amerika Serikat, Rite Aid Corp., mengajukan perlindungan kebangkrutan dalam upaya untuk merestrukturisasi aset keuangannya sembari mengatasi utang berjumlah besar dan gugatan hukum terkait kasus opioid.
New York City, AS (Xinhua) – Jaringan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Rite Aid Corp., mengajukan perlindungan kebangkrutan dalam upaya untuk merestrukturisasi aset keuangannya sembari mengatasi utang berjumlah besar dan gugatan hukum terkait kasus opioid.Perusahaan yang tengah dililit utang tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Ahad (15/10) malam waktu setempat bahwa pihaknya akan menutup gerai-gerai yang kinerjanya kurang memuaskan, menjual perusahaan asuransi farmasinya Elixir, dan menyelesaikan gugatan hukum atas penjualan obat-obatan opioid yang bersifat adiktif.Menurut pernyataan tersebut, Rite Aid telah mencapai kesepakatan untuk pendanaan baru senilai 3,45 miliar dolar AS dan pengurangan utang di bawah proses yang diawasi oleh pengadilan, yang "diharapkan dapat menyediakan likuiditas yang cukup untuk mendukung perusahaan selama proses ini berlangsung."Mulai beroperasi pada 1962 sebagai apotek tunggal di Scranton, Pennsylvania, perusahaan tersebut kini mempekerjakan sekitar 45.000 orang di lebih dari 2.000 lokasi di seluruh AS.Rite Aid, salah satu peretail farmasi terbesar di AS, telah berkutat dengan utang yang besar dan hilangnya pendapatan selama beberapa tahun, dan harus memangkas biaya demi menghadapi tantangan keuangan yang sudah lama membelitnyaPerusahaan tersebut memperkirakan kerugian bersih sebesar 680 juta dolar AS untuk tahun fiskal berjalan yang akan berakhir pada musim semi mendatang.Selain utang senilai miliaran dolar AS dan penjualan yang merosot, Rite Aid juga menghadapi lebih dari 1.000 gugatan hukum federal, negara bagian, dan lokal yang mengeklaim bahwa apotek-apoteknya diduga telah melayani penebusan ribuan resep obat pereda nyeri secara ilegal, papar laporan media AS.Menurut Rite Aid, toko-toko yang dikelola perusahaan itu akan terus melayani penebusan resep obat, dan pelanggan tetap dapat mengunjungi toko atau berbelanja secara daring selama pemrosesan pengajuan kebangkrutan perusahaan itu.*1 dolar AS = 15.716 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Neraca perdagangan RI surplus 4,53 miliar dolar pada Maret 2022
Indonesia
•
18 Apr 2022

Kanada luncurkan tarif otomotif balasan terhadap AS
Indonesia
•
06 Apr 2025

OPEC+ akan tingkatkan ‘output’ minyak pada Desember 2025
Indonesia
•
04 Nov 2025

Laporan sebut industri kuantum Australia akan capai nilai miliaran dolar AS dalam beberapa dekade ke depan
Indonesia
•
16 Nov 2024


Berita Terbaru

IMF peringatkan harga energi tetap tinggi, minyak diproyeksi bertahan di level 100 dolar AS hingga 2027
Indonesia
•
08 Oct 2026

Investasi AI dongkrak ekonomi ASEAN+3, proyeksi pertumbuhan 2027 naik jadi 4,1 persen
Indonesia
•
07 Oct 2026

Di tengah proteksionisme global, Hong Kong jadi ekonomi paling bebas dunia, ini yang membuatnya unggul
Indonesia
•
07 Oct 2026

IMF: Jangan subsidi semua, bantuan tunai terarah lebih efektif hadapi inflasi
Indonesia
•
07 Oct 2026
