PM Israel bersumpah akan lancarkan serangan darat ke Rafah "ada atau tanpa" kesepakatan

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan keluarga para sandera di Kantor PM Israel di Yerusalem pada 30 April 2024. PM Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (30/4) berjanji akan melancarkan serangan darat ke Rafah walau "ada atau tanpa adanya" kesepakatan dengan Hamas. (Xinhua/GPO/Kobi Gideon)
Israel menganggap Rafah, yang merupakan kota paling selatan di Gaza dan tempat sekitar 1,2 juta warga Palestina mencari perlindungan, sebagai benteng pertahanan besar terakhir Hamas di daerah kantong Palestina itu.
Yerusalem (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (30/4) berjanji akan melancarkan serangan darat ke Rafah walau "ada atau tanpa adanya" kesepakatan dengan Hamas.Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan keluarga para sandera, Netanyahu mengatakan bahwa Israel telah memulai evakuasi terhadap warga sipil Palestina dari Rafah, menurut kantornya."Kami akan memasuki Rafah dan menghabisi batalion-batalion Hamas di sana, walau ada atau tanpa adanya kesepakatan, untuk meraih kemenangan total," katanya.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan keluarga para sandera di Kantor PM Israel di Yerusalem pada 30 April 2024. PM Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (30/4) berjanji akan melancarkan serangan darat ke Rafah walau "ada atau tanpa adanya" kesepakatan dengan Hamas. (Xinhua/GPO/Kobi Gideon)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 15 juta botol air Zamzam didistribusikan di Masjidil Haram
Indonesia
•
24 Jun 2021

Xi Jinping tekankan praktik Konstitusi China di era baru (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
20 Dec 2022

Mantan pimpinan Bank of China dijatuhi hukuman mati karena kasus suap
Indonesia
•
28 Nov 2024

PBB: 84 persen wilayah Jalur Gaza di bawah perintah evakuasi militer Israel
Indonesia
•
14 Aug 2024
Berita Terbaru

Jepang akan pilih PM pada 18 Februari usai pemilu
Indonesia
•
13 Feb 2026

Kremlin sebut tekanan AS buat Kuba krisis BBM
Indonesia
•
13 Feb 2026

Laporan Keamanan Munich peringatkan kehancuran tatanan internasional di tengah perubahan kebijakan AS
Indonesia
•
13 Feb 2026

Khamenei beri pengampunan massal di Iran, kecuali untuk kasus kerusuhan terbaru
Indonesia
•
13 Feb 2026
