
Militer Israel sebut Hizbullah tembakkan 300 roket ke Israel

Foto yang diabadikan pada 24 September 2024 ini menunjukkan sebuah gudang di Kiryat Shmona, Israel utara, yang dihantam roket Lebanon. (Xinhua/JINI/Ayal Margolin)
Israel memulai pengeboman terluasnya di Lebanon sejak 2006, yang mengakibatkan lebih dari 550 kematian, termasuk warga sipil, dan lebih dari 1.800 orang cedera di seluruh Lebanon.
Yerusalem/Beirut, Wilayah Palestina yang diduduki/Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Israel pada Selasa (24/9) malam waktu setempat mengatakan bahwa Hizbullah telah menembakkan sekitar 300 roket dan proyektil lainnya ke Israel pada hari kedua serangan terberat Israel terhadap Lebanon sejak 2006.Sebuah drone peledak jatuh di Atlit, kota pesisir di selatan Haifa, Israel utara, menandai pertama kalinya tembakan roket Hizbullah mencapai wilayah ini, kata Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF), menambahkan bahwa dua drone lainnya diluncurkan ke daerah tersebut tetapi berhasil dicegat. Serangan drone itu tidak menimbulkan korban jiwa, menurut badan penyelamatan Israel.Sebagian besar roket berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel, kata militer.Hizbullah mengonfirmasi serangan itu dalam sebuah pernyataan, mengatakan para pejuangnya meluncurkan "operasi udara dengan satu skuadron drone serbu terhadap markas besar unit tugas angkatan laut khusus Israel Shayetet 13 di pangkalan Atlit, yang menargetkan posisi perwira dan prajuritnya serta menyerang sasaran dengan tepat."
Foto yang diabadikan pada 24 September 2024 ini menunjukkan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di sebuah gudang di Kiryat Shmona, Israel utara, yang dihantam roket Lebanon. (Xinhua/JINI/Ayal Margolin)
Orang-orang berkumpul di sebuah gedung yang menjadi sasaran pesawat tempur Israel di Beirut, Lebanon, pada 24 September 2024. Militer Israel pada Selasa (24/9) mengonfirmasi bahwa mereka telah menewaskan seorang komandan senior Hizbullah dalam sebuah serangan udara di wilayah pinggiran selatan Beirut. Dalam sebuah pernyataan, militer mengidentifikasi komandan tersebut sebagai Ibrahim Muhammad Qubaisi, yang dilaporkan bertanggung jawab atas operasi rudal dan roket Hizbullah. (Xinhua/Bilal Jawich)
Warga yang mengungsi terlihat di Sidon, Lebanon, pada 24 September 2024. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (24/9) memperingatkan warga Lebanon bahwa serangan terhadap Lebanon akan terus berlanjut. Dia menegaskan kembali seruan yang disampaikan pada Senin (23/9) agar warga sipil mengungsi dari rumah-rumah tempat Hizbullah diduga menyimpan rudal. (Xinhua/Ali Hashisho)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Thailand tingkatkan skrining untuk penerbangan dari daerah berisiko tinggi virus Nipah
Indonesia
•
27 Jan 2026

Telaah – Perubahan sikap Trump atas konflik Rusia-Ukraina picu kebingungan
Indonesia
•
20 Jul 2025

Unjuk rasa antiperang di California peringati 20 tahun invasi AS ke Irak
Indonesia
•
21 Mar 2023

NYT: Sanksi ekonomi jadi alat diplomasi yang sukses, tetapi terkadang jadi bumerang bagi AS
Indonesia
•
26 Jul 2023


Berita Terbaru

Laporan NYT sebut Iran sebar ranjau di Selat Hormuz, Teheran bantah
Indonesia
•
13 Mar 2026

Kanada akan bangun angkatan bersenjata di Arktik
Indonesia
•
13 Mar 2026

Lebanon sebut korban tewas akibat serangan Israel capai 773 jiwa sejak 2 Maret, termasuk 103 anak-anak
Indonesia
•
14 Mar 2026

Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon naik jadi 634 jiwa, pengungsi capai 816.000 orang
Indonesia
•
12 Mar 2026
