Fokus Berita - Kemlu sosialisasikan reviu Strategi Kebijakan Pengembangan KEK untuk lebih atraktif bagi investor asing

Kepala BSKLN Kementerian Luar Negeri RI Dr. Yayan G.H. Mulyana (no 4 dari kiri, duduk) dan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Asia Afrika dan Afrika (no 5 dari kiri, duduk) berfoto bersama dengan narasumber dan peserta Sosialisasi Reviu Kebijakan Kemitraan Strategi Kebijakan Pengembangan Kawadan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Lebih Atraktif bagi investasi asing. (Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri/BSKLN)
Investor asing masih beranggapan bahwa kompleksitas sistem administrasi menjadi hambatan.
Bandung, Jawa Barat, (Indonesia Window) - Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) c.q. Pusat Strategi Kebijakan Aspasaf (PSKK Aspasaf), Kemlu RI menyelenggarakan sosialisasi Reviu Kebijakan Kemitraan Strategi Kebijakan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk lebih atraktif bagi investor asing dan mendukung diplomasi ekonomi.Dalam siaran pers yang diterima Indonesia Window Jumat, reviu kebijakan tersebut merupakan hasil kerja sama BSKLN dengan Laboratorium Pengembangan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (LPEP, FEB Unair) yang telah dilaksananakan pada Mei - Juli 2022.Acara sosialisasi yang dilaksanakan di Hotel Aston Tropicana Bandung, Jumat, dibuka secara resmi oleh Kepala BSKLN, Dr. Yayan G.H. Mulyana, dan menghadirkan empat narasumber, yakni Muhammad Takdir, S.H, Kepala Pusat SKK Aspasaf, Dr. Miguel Angel Esquivias Padilla, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, Vela Sari ST, Penata Kelola Ahli Madya, Badan Koordinasi Penanaman Modal serta Mohammad Anthoni, Pemerhati Kebijakan Publik.
Kepala BSKLN Kementerian Luar Negeri RI Dr. Yayan G.H. Mulyana (no 4 dari kiri) dan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Asia Afrika dan Afrika (no 5 dari kiri) berfoto bersama dengan narasumber Mohammad Anthoni, Vela Sari dari BKPM, Dr. Miguel Angel Esquivias dari Universitas Airlangga, Surabaya, dan Akhmad Misbakhun sebagai moderator dalam acara Sosialisasi Reviu Kebijakan Kemitraan Strategi Kebijakan Pengembangan Kawadan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Lebih Atraktif bagi investasi asing. (Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri/BSKLN)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – 8 kasus subvarian baru Omicron terdeteksi di Indonesia
Indonesia
•
13 Jun 2022

Indonesia temukan kasus pertama cacar monyet
Indonesia
•
21 Aug 2022

Pemerintah lakukan evaluasi usai Indonesia gagal capai target medali Asian Games Hangzhou
Indonesia
•
10 Oct 2023

Gandeng perusahaan China, PT CGAS akan bangun stasiun LNG awal 2024
Indonesia
•
26 Feb 2024
Berita Terbaru

TVRI dan pemerintah Guangxi China jalin kerja sama penerapan AI di industri penyiaran
Indonesia
•
10 Feb 2026

Peneliti Amerika studi petani Muslim di Kerinci, temukan modernisasi pertanian berdampak pada emosi
Indonesia
•
09 Feb 2026

Sambut Ramadhan, Presiden Prabowo doakan keselamatan dan persatuan bangsa
Indonesia
•
08 Feb 2026

Perkuat kemitraan strategis, Indonesia-Australia tandatangani Traktat Keamanan Bersama
Indonesia
•
07 Feb 2026
