
CNN: Anak-anak dan remaja AS lebih berpotensi tewas akibat senjata api

Gambar tangkapan layar yang diabadikan pada 27 Maret 2023 di Arlington, Amerika Serikat (AS), menunjukkan lokasi penembakan di sebuah sekolah dasar di Nashville, Negara Bagian Tennessee, AS. (Xinhua/Liu Jie)
Insiden penembakan massal di AS sejauh ini tercatat 130 kasus pada tahun 2023, yang merupakan jumlah tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak setidaknya tahun 2013.
New York City, AS (Xinhua) – Senjata api menjadi penyebab utama kematian di kalangan anak dan remaja di Amerika Serikat (AS), melampaui kecelakaan mobil pada 2020, lapor CNN pada pekan lalu.Senjata api menyumbang hampir 19 persen dari jumlah kematian anak (usia 1-18 tahun) pada 2021, menurut basis data daring WONDER milik Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS. Hampir 3.600 anak tewas dalam insiden terkait senjata api pada tahun yang sama. Ini berarti sekitar lima anak kehilangan nyawanya untuk setiap 100.000 anak di AS. Tidak ada negara lain yang menyamai AS yang menempatkan senjata api dalam empat penyebab kematian teratas di kalangan anak, menurut laporan itu.Tercatat 130 insiden penembakan massal di AS sejauh ini pada tahun 2023, yang merupakan jumlah tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak setidaknya tahun 2013, menurut data dari Gun Violence Archive.Jumlah kematian anak dan remaja secara keseluruhan melonjak selama pandemik COVID-19, yang tidak dipicu oleh penyakit itu, melainkan luka fatal, menurut sebuah studi baru. Senjata api menyumbang hampir separuh dari peningkatan jumlah kematian pada 2020.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penulis ‘Baduy A Novel’ dukung gagasan cetak satu juta penulis
Indonesia
•
11 Feb 2021

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Populasi Jepang catat penurunan terbesar jadi 123,05 juta jiwa pada 2025
Indonesia
•
29 May 2026

Pakar serukan kerja sama internasional perangi influenza dalam Konferensi Influenza Dunia 2024
Indonesia
•
09 Jul 2024


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
