Inggris izinkan AS gunakan pangkalan untuk serangan terkait Selat Hormuz

Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, pada 30 April 2019. (Xinhua/Ahmad Halabisaz)

Menlu Iran memperingatkan Inggris agar tidak memberikan bantuan apa pun kepada agresi AS dan Israel terhadap Iran, seraya memperingatkan bahwa dukungan semacam itu akan memicu eskalasi lebih lanjut.

 

London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Inggris telah setuju untuk mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan-pangkalan di Inggris untuk melakukan "operasi guna melemahkan situs dan kemampuan rudal yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz," demikian menurut sebuah pernyataan Downing Street yang dirilis pada Jumat (20/3).

Inggris sedang bekerja sama dengan mitra-mitra internasional untuk mengembangkan "rencana yang layak untuk melindungi pelayaran internasional di Selat Hormuz," kata pernyataan itu.

Terlepas dari langkah tersebut, pernyataan itu menegaskan bahwa Inggris berkomitmen untuk "tidak terlibat dalam konflik yang lebih luas."

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Jumat memperingatkan menlu Inggris agar tidak memberikan bantuan apa pun kepada agresi AS dan Israel terhadap Iran, seraya memperingatkan bahwa dukungan semacam itu akan memicu eskalasi lebih lanjut.

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, hingga menewaskan pemimpin tertinggi Iran kala itu, Ali Khamenei, beserta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil. Iran merespons dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset AS di Timur Tengah. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait