
Indonesia berniat sediakan penampungan sementara bagi warga Palestina

Reruntuhan bangunan terlihat di tengah debu tebal di Gaza City pada 30 April 2025. Angin kencang yang membawa debu melanda Jalur Gaza pada Rabu (30/4). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Indonesia siap mengirim pesawat untuk evakuasi warga sipil Palestina, jika ada permintaan dari pihak Palestina dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Indonesia berniat menawarkan tempat penampungan sementara bagi warga sipil Palestina yang terdampak oleh konflik yang sedang berlangsung di Gaza, terutama mereka yang bekerja di bidang pendidikan dan kesehatan.Menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Muzani, inisiatif ini bertujuan untuk membantu mereka pulih dari trauma akibat perang dan meningkatkan keterampilan profesional mereka. Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad usai bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di istana kepresidenan baru-baru ini.Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina."Presiden ingin mereka yang mengalami trauma akibat konflik, termasuk anak-anak yatim piatu, perempuan, dan penyandang disabilitas, segera bisa menjalani pemulihan di Indonesia. Mereka akan kembali ke rumah setelah negara mereka bebas dari konflik," kata Ahmad.Sebelumnya, Prabowo mengumumkan bahwa setidaknya 1.000 warga Palestina akan dievakuasi ke Indonesia pada tahap pertama. Rencana ini mendapatkan dukungan dari dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah."Ini adalah upaya yang tulus, mulia, dan membanggakan bagi kita sebagai warga negara Indonesia," kata Ahmad Fahrur Rozi dari Pengurus Besar NU.
Seorang pria Palestina memeriksa sebuah gedung apartemen yang hancur setelah serangan udara Israel di Gaza City pada 24 April 2025. Sedikitnya 29 warga Palestina tewas pada Kamis (24/4) dalam beberapa serangan udara Israel di Jalur Gaza, demikian menurut pertahanan sipil Gaza. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kerja sama ASEAN-Rusia penting untuk perkuat ketahanan pangan
Indonesia
•
13 Jul 2023

'Regional Comprehensive Economic Partnership' disahkan setelah satu dekade
Indonesia
•
15 Nov 2020

Presiden pada Sidang Umum PBB: Multilateralisme berikan kesetaraan
Indonesia
•
23 Sep 2020

Tangerang jalin hubungan ‘sister city’ dengan Kota Yantai China
Indonesia
•
25 Apr 2024


Berita Terbaru

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026
