China dan Indonesia bergandengan tangan lindungi hutan bakau

Foto yang diabadikan pada 31 Januari 2025 ini menunjukkan pemandangan taman nasional lahan basah hutan bakau Lingshui Hainan di Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Indonesia memiliki hutan bakau terluas di dunia, sementara China memiliki pengalaman menonjol dalam perlindungan dan restorasi hutan bakau, sehingga terdapat banyak peluang kerja sama antara kedua belah pihak di bidang ini.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – China dan Indonesia pada Senin (19/5) mengadakan sebuah diskusi pertukaran mengenai pembangunan berkelanjutan yang menyoroti ‘Kelahiran Kembali Hutan Mangrove’ di Jakarta, dengan para pejabat dan pakar kedua negara saling bertukar pendapat mengenai peningkatan kesadaran atas perlindungan hutan bakau, kerja sama lebih lanjut dalam melindungi lingkungan hutan bakau, dan pelestarian lingkungan maritim yang berkelanjutan.Gao Anming, kepala redaktur China International Publishing Group yang merupakan salah satu pihak penyelenggara diskusi tersebut, dalam pidatonya menyatakan bahwa China selalu secara aktif mengikuti, berkontribusi dalam, dan memimpin upaya pembangunan peradaban ekologis global, di mana perlindungan hutan bakau menjadi salah satu bagian penting. China juga merupakan satu dari beberapa negara yang mewujudkan peningkatan bersih dalam capaian luas hutan bakau berkat upaya berkelanjutannya.Dalam kerja sama dengan pihak-pihak terkait di Indonesia, banyak perusahaan China berusaha mendorong perlindungan lingkungan hidup Indonesia dan mendapat pengakuan luas di Indonesia. China International Publishing Group siap meningkatkan perannya untuk menjembatani kerja sama tentang upaya perlindungan lingkungan hidup antara kedua negara, imbuh Gao.Atase Kebudayaan di Kedutaan Besar China di Indonesia Wang Siping menyampaikan bahwa Indonesia memiliki hutan bakau terluas di dunia, sementara China memiliki pengalaman menonjol dalam perlindungan dan restorasi hutan bakau, sehingga terdapat banyak peluang kerja sama antara kedua belah pihak di bidang ini.Sementara itu, Manajer Umum GD Power Development China Zhao Shibin memperkenalkan praktik-praktik perlindungan hutan bakau yang dijalankan saat membangun dan mengoperasikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, di mana luas hutan bakau di sekitarnya bertambah menjadi 19 hektare dari yang awalnya 5 hektare. "Berkat upaya ini, lingkungan hidup membaik dan peluang kerja di sekitar juga bertambah," kata Zhao.
Foto yang diabadikan pada 15 Juli 2024 ini menunjukkan hutan bakau di sekitar proyek Jawa 7 di Serang, Provinsi Banten. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Indonesia telah amankan lebih 217 juta dosis vaksin
Indonesia
•
02 Sep 2021

Fokus Berita – PLTS Terapung Cirata kurangi emisi sebesar 214.000 ton per tahun
Indonesia
•
10 Nov 2023

Presiden dan Sekjen PBB bahas sinergi atasi tantangan global
Indonesia
•
23 Sep 2025

Opini – IKN Nusantara menghadapi transisi energi
Indonesia
•
08 Mar 2022
Berita Terbaru

Presiden terima delegasi Pakistan, bahas pertahanan, investasi, hingga dukungan untuk KTT D8
Indonesia
•
13 Feb 2026

Bukit di atas kawasan Spring City awal banjir di Sentul
Indonesia
•
12 Feb 2026

TVRI dan pemerintah Guangxi China jalin kerja sama penerapan AI di industri penyiaran
Indonesia
•
10 Feb 2026

Peneliti Amerika studi petani Muslim di Kerinci, temukan modernisasi pertanian berdampak pada emosi
Indonesia
•
09 Feb 2026
