
Sambut 11 dubes negara sahabat, Presiden tegaskan keterbukaan Indonesia untuk perkuat kemitraan

Presiden Prabowo Subianto sambut sebelas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident negara-negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Semangat persahabatan dan kerja sama tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral, memperluas kolaborasi strategis, serta menghadirkan manfaat nyata demi kemajuan bersama.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada sebelas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident negara-negara sahabat yang menjalankan tugas diplomatik di Indonesia.
Ucapan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam rangkaian upacara penyerahan surat kepercayaan pada Jumat, 6 November 2026 di di Istana Merdeka, Jakarta.
“Pemerintah Indonesia terbuka dan siap memperkuat persahabatan, membangun kemitraan, serta mengembangkan berbagai peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat,” demikian tertulis dalam unggahan media sosial @sekretariat.kabinet.
Prosesi penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo menandai dimulainya secara resmi masa tugas para duta besar di Indonesia.
Adapun sebelas duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan tersebut berasal dari Republik Austria, Republik Rakyat Bangladesh, Kerajaan Belgia, Kerajaan Norwegia, Jepang, Konfederasi Swiss, Malaysia, Republik Finlandia, Takhta Suci Vatikan, Republik Suriname, dan Uni Eropa.
Usai prosesi penyerahan surat kepercayaan, Presiden Prabowo menerima para duta besar dalam sebuah pertemuan dan ramah tamah.
Suasana pertemuan tersebut diwarnai dengan pengenalan kekayaan seni dan budaya Indonesia melalui penampilan Tari Zapin Lenggang Kipas dari Jambi serta alunan musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Indonesia menyambut baik kehadiran para perwakilan negara sahabat. Pemerintah siap bekerja bersama untuk mempererat hubungan bilateral, memperluas kolaborasi strategis, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua belah pihak,” tulis unggahan tersebut.
Semangat persahabatan dan kerja sama tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral, memperluas kolaborasi strategis, serta menghadirkan manfaat nyata demi kemajuan bersama.
“Selamat datang di Indonesia. Mari bersama-sama memperkuat persahabatan dan membangun kerja sama demi kemajuan bersama,” sebagaimana dikutip dari unggahan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah tegaskan produk AS masuk Indonesia tetap wajib sertifikasi halal dan izin BPOM
Indonesia
•
24 Feb 2026

Pekerja migran Indonesia mungkin yang pertama masuk Taiwan setelah penangguhan
Indonesia
•
04 Nov 2021

Indonesia resmikan pabrik manufaktur baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara
Indonesia
•
05 Jul 2024

Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1.178, 148 hilang hingga 7 Januari pagi
Indonesia
•
07 Jan 2026


Berita Terbaru

Wamenaker tekankan kolaborasi pemerintah dan kampus jembatani kesenjangan keterampilan lulusan
Indonesia
•
07 Nov 2026

MER-C Indonesia Medical Center bawa semangat layanan Rumah Sakit Indonesia ke Gaza Selatan
Indonesia
•
06 Nov 2026

Presiden Prabowo prihatin atas dugaan penyadapan terhadap Kepala Negara dan sejumlah tokoh
Indonesia
•
05 Nov 2026

Kemnaker tetapkan Ketentuan BSU 2026, pekerja berhak terima bantuan Rp900 ribu
Indonesia
•
05 Nov 2026
