Indonesia akan bangun penginapan di Makkah untuk jamaah haji

Indonesia akan bangun penginapan di Makkah untuk jamaah haji
Sejumlah fasilitas penginapan di Makkah, Arab Saudi. (Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan membangun fasilitas penginapan serta hotel di Arab Saudi bagi jamaah haji dan umroh melalui Proyek Rumah Indonesia di Makkah.

Rencana tersebut sesuai dengan mandat Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji serta Peraturan Pemerintah (PP) No 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Beleid tersebut menyebutkankan bahwa pengelolaan keuangan haji salah satunya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji, serta rasionalitas dan efisiensi penggunaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

“Sebagai salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan investasi yang terintegrasi dengan industri pendukung, serta memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang konstruksi, properti, Engineering, Procurement and Construction (EPC) atau Rekayasa, Pengadaan, dan Konstruksi, infrastruktur, serta energi baik di dalam maupun di luar negeri, perseroan siap berkolaborasi dengan BPKH dalam membangun dan mengembangkan proyek Rumah Indonesia di Makkah, Arab Saudi,” kata Direktur Utama PT PP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Rencana pembangunan fasilitas penginapan di Tanah Suci tersebut dikuatkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Novel Arsyad dan Hurriyah El Islamy sebagai anggota Badan Pelaksana Bidang Investasi dan Kerja Sama Luar Negeri.

Pada tahun 2019, sebanyak 231.000 Muslim Indonesia menunaikan ibadah haji, dan 1,2 juta menunaikan ibadah umroh.

Angka tersebut mencakup setidaknya 10,7 persen dari total jamaah haji dari seluruh dunia.

Dengan potensi angka yang terus naik tiap tahun, jumlah jamaah haji dari Indonesia diperkirakan mencapai 5,24 juta jiwa pada 2022.

BPKH dan PT PP akan terus melakukan kajian dari berbagai aspek sebagai tindak lanjut pelaksanaan rencana kerja sama dalam pengadaan lahan, pembangunan dan pengelolaan fasilitas akomodasi serta perhotelan bagi jamaah haji dan umroh Indonesia di Makkah.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here