
NFIB sebut pemilik usaha kecil di AS masih pesimistis perihal kondisi bisnis

Orang-orang mengamati sejumlah labu raksasa dalam kontes labu terberat di Half Moon Bay di San Mateo County, California, Amerika Serikat (AS), pada 9 Oktober 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Indeks Optimisme Usaha Kecil NFIB turun setengah poin menjadi 90,8 pada September 2023, bulan ke-21 secara beruntun di mana indeks itu tercatat di bawah angka 98 yang merupakan angka rata-rata dalam 49 tahun.
Washington, AS (Xinhua) – Para pemilik usaha kecil di Amerika Serikat (AS) masih memiliki pandangan yang suram perihal lanskap bisnis saat ini, menurut sebuah laporan dari National Federation of Independent Businesses (NFIB) yang dirilis pada Selasa (10/10).Indeks Optimisme Usaha Kecil NFIB turun setengah poin menjadi 90,8 pada September 2023, bulan ke-21 secara beruntun di mana indeks itu tercatat di bawah angka 98 yang merupakan angka rata-rata dalam 49 tahun, papar laporan itu.Sebanyak 23 persen pemilik usaha mengatakan bahwa inflasi adalah masalah terpenting bagi mereka, di saat AS mengalami inflasi terburuknya dalam beberapa dekade terakhir."Para pemilik usaha masih bersikap pesimistis perihal kondisi bisnis, yang berkontribusi terhadap rendahnya optimisme yang mereka miliki terkait ekonomi," ujar Kepala Ekonom NFIB Bill Dunkelberg.Pemilik usaha kecil yang memperkirakan kondisi usaha yang lebih baik dalam enam bulan mendatang turun enam poin dari Agustus menjadi negatif 43 persen. Namun, angka itu tercatat 18 poin persentase lebih baik dibandingkan angka pada Juni, yakni negatif 61 persen.Jumlah pemilik usaha yang melaporkan kenaikan harga jual melonjak dua poin menjadi 29 persen, yang mengindikasikan tingginya tingkat inflasi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei: Sebagian besar pemilik hak suara di AS anggap ekonomi sudah resesi
Indonesia
•
27 Aug 2022

‘Indeks Ekskavator’ cerminkan vitalitas pembangunan infrastruktur China
Indonesia
•
15 Feb 2023

BI perluas kerja sama mata uang lokal dengan negara Asia Tenggara
Indonesia
•
23 Sep 2021

Layanan masyarakat di Australia hadapi lonjakan permintaan di tengah tingginya biaya hidup
Indonesia
•
15 Dec 2022


Berita Terbaru

Embargo AS bikin Kuba rugi 142,7 triliun rupiah, dokter operasi dengan lampu ponsel
Indonesia
•
08 Sep 2026

Perang Iran bikin warga AS tekor 1.765 triliun rupiah, biaya terus naik 17,6 miliar rupiah tiap 2 menit
Indonesia
•
08 Sep 2026

Fokus Berita – 12 perusahaan energi Indonesia debut di Taiyuan, hampir 50 perusahaan China tertarik pasar RI
Indonesia
•
07 Sep 2026

Bukan lagi sekadar minyak, Timur Tengah kini genjot surya, baterai, jaringan listrik dan EV
Indonesia
•
06 Sep 2026
