
Indeks Harga Konsumen tahunan Kanada capai level tertinggi pada 2022

Orang-orang mengisi bahan bakar kendaraan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Mississauga, Ontario, Kanada, pada 16 November 2022. (Xinhua/Zou Zheng)
Indeks Harga Konsumen Kanada naik 6,8 persen pada basis rata-rata tahunan pada 2022, mencapai level tertinggi dalam 40 tahun, dengan kenaikan harga bersifat luas pada 2022 dan harga energi yang lebih tinggi berkontribusi paling besar terhadap inflasi utama.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Indeks Harga Konsumen (IHK) Kanada naik 6,8 persen pada basis rata-rata tahunan pada 2022, mencapai level tertinggi dalam 40 tahun, demikian diumumkan Statistics Canada pada Selasa (17/1).Kenaikan harga bersifat luas pada 2022 dan harga energi yang lebih tinggi berkontribusi paling besar terhadap inflasi utama. Tanpa menyertakan energi, rata-rata IHK tahunan naik 5,7 persen pada 2022, menurut badan statistik nasional Kanada tersebut.Pertumbuhan harga secara tahunan (year on year/yoy) mengalami percepatan setiap bulan pada paruh pertama 2022, mencapai rekor tertinggi sebesar 8,1 persen pada Juni, kemudian melambat pada paruh kedua. IHK naik 6,3 persen (yoy) pada Desember, menyusul kenaikan 6,8 persen pada November, ungkap badan tersebut.Menurut Statistics Canada, konsumen membayar 28,5 persen lebih banyak untuk bensin dalam basis rata-rata tahunan. Harga minyak mentah naik akibat ketidakpastian pasokan global dan permintaan yang lebih tinggi sebagai respons terhadap pelonggaran pembatasan COVID-19, membuat harga terus melonjak.Harga bahan bakar minyak dan bahan bakar lainnya naik 59,6 persen pada basis rata-rata tahunan, menyusul kenaikan 24,4 persen pada 2021.Harga makanan yang dibeli dari toko naik 9,8 persen pada 2022, laju tercepat sejak 1981, setelah naik 2,2 persen pada 2021.Dalam beberapa bulan mendatang, pergerakan harga dalam basis bulanan (month-over-month) yang relatif besar yang teramati sejak Januari 2022 hingga Juni 2022 akan berhenti memengaruhi pergerakan harga selama 12 bulan pada 2023. Kenaikan harga yang bersifat luas, yang dipimpin oleh harga produk energi, pada paruh pertama 2022 akan membawa dampak penurunan pada tingkat inflasi konsumen tahunan pada paruh pertama 2023 karena harga yang lebih tinggi dari 2022 akan digunakan sebagai dasar perbandingan secara tahunan, papar Statistics Canada.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Mahasiswa Indonesia pelajari pertambangan batu bara Shanxi, harapkan kerja sama di pertambangan hijau
Indonesia
•
10 Nov 2024

Produksi pemulihan minyak tersier di Ladang Minyak Daqing China capai rekor tertinggi
Indonesia
•
21 Dec 2022

Indonesia kaji kelayakan produk ekspor ke negara MERCOSUR
Indonesia
•
08 Sep 2020

IMF: Jangan subsidi semua, bantuan tunai terarah lebih efektif hadapi inflasi
Indonesia
•
07 Oct 2026


Berita Terbaru

Feature – Kesepian jadi peluang bisnis, pasar mainan AI China tumbuh pesat, tembus 2,32 triliun rupiah
Indonesia
•
01 Nov 2026

Malaysia rugi 35,7 triliun rupiah akibat karhutla, 1.600 kematian dikaitkan dengan asap lintas batas
Indonesia
•
30 Oct 2026

Perubahan iklim ancam pangan Asia Tenggara, produksi padi turun 5 persen, jagung 6 persen
Indonesia
•
30 Oct 2026

Fokus Berita – SANY Indonesia Finance bidik pelanggan konstruksi dan tambang, siapkan perluasan jaringan di Tanah Air
Indonesia
•
30 Oct 2026
