
Huawei Pura 90s resmi masuk Indonesia, bawa kamera telefoto 200 MP dan AI canggih

Huawei resmi memasarkan 'smartphone' barunya, Pura 90s Series ke pasar Indonesia mulai 28 Agustus 2026. (Sumber foto: Huawei Indonesia)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen smartphone asal China, Huawei, resmi membawa seri smartphone baru mereka, Huawei Pura 90s Series, ke pasar Indonesia, menawarkan keunggulan dalam pengalaman fotografi lewat fitur telefoto 200 MP dan kehadiran teknologi fotografi kecerdasan buatan (AI) canggih.
Seri ponsel ini hadir dalam dua pilihan, yakni Pura 90s Pro Max yang ditawarkan dengan harga mulai dari 21 juta rupiahdan Pura 90s Pro mulai dari 16 juta rupiah. Huawei juga memberikan manfaat eksklusif dengan total nilai hingga 8,4 juta rupiah khusus pemesanan selama periode promosi 28 Agustus-27 September 2026.
Keunggulan utama dari ponsel ini terletak pada teknologi kamera yang ditawarkan.
Seri Pura 90s Pro Max mengandalkan telefoto 200MP Ultra Large Sensor untuk menjaga detail tetap jelas saat melakukan zoom, serta kamera 50MP Ultra Lighting HDR untuk menjaga detail area terang dan gelap tetap seimbang.
Sementara itu, seri Pura 90s Pro menghadirkan kamera 50MP Ultra Lighting Macro Telephoto dengan fokus minimum 5 cm untuk menangkap detail objek dari jarak dekat. Kedua varian juga telah dilengkapi True-to-Colour Camera 2.0 yang menjaga keakuratan warna sesuai pandangan mata.
Ponsel ini juga menghadirkan fitur teknologi AI seperti mengarahkan framing terbaik secara waktu nyata, mengatur ulang posisi subjek, membantu mengurangi pantulan kaca, hingga membantu memilih ekspresi wajah terbaik.
Tidak hanya mengandalkan fitur fotografi, Huawei juga mengklaim ponsel ini memiliki durabilitas tinggi, didukung kapasitas baterai 6.000 mAh dan pengisian daya super cepat.
Dari sisi ketangguhan layar, Huawei Pura 90s Pro Max menggunakan lapisan Kunlun Glass antirefleksi dan antigores, sementara Pura 90s Pro diperkuat Kunlun Glass generasi kedua untuk perlindungan lebih baik dari benturan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan ungkap mekanisme bertahan hidup di Palung Mariana, tempat terdalam di lautan Bumi
Indonesia
•
09 Mar 2025

Teleskop Mephisto China sukses abadikan gambar angkasa nyata multiwarna
Indonesia
•
29 Dec 2023

Ilmuwan eksplorasi peta jalan produksi beras global yang lebih hijau
Indonesia
•
17 Dec 2021

Pohon 'Pterocymbium macranthum' ditemukan untuk kali pertama di China
Indonesia
•
21 Mar 2023


Berita Terbaru

El Nino makin menggila! Fluktuasi suhu Pasifik kini 36 persen lebih kuat
Indonesia
•
29 Aug 2026

Separuh Eropa dilanda kekeringan, hutan terancam kematian massal
Indonesia
•
29 Aug 2026

Setelah 9 tahun dikembangkan, vaksin selesma ini mulai tunjukkan harapan
Indonesia
•
28 Aug 2026

Olahraga 'American football' berisiko picu cedera otak: 1 dari 4 mantan pemain NFL derita gangguan otak degeneratif
Indonesia
•
27 Aug 2026
