
Houthi Yaman umumkan "blokade udara menyeluruh" terhadap Israel

Foto yang diabadikan pada 7 April 2025 ini menunjukkan sebuah rumah yang hancur akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) di Sanaa, Yaman. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Houthi telah mengintensifkan peluncuran rudal dan drone ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir, di tengah serangan udara Amerika Serikat yang terus berlanjut terhadap posisi mereka di Yaman.
Sanaa/Yerusalem, Yaman/Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Kelompok Houthi Yaman pada Ahad (4/5) mengatakan bahwa pihaknya akan terus meluncurkan serangan rudal ke sejumlah bandar udara (bandara) di Israel, terutama di Bandar Udara Ben Gurion, sebagai bagian dari "blokade udara menyeluruh" terhadap negara tersebut."Kami mengumumkan blokade udara yang komprehensif terhadap musuh, yakni Israel, sebagai respons atas keputusannya memperluas agresi terhadap Gaza," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh saluran berita al-Masirah TV."Kami akan berupaya memberlakukan blokade ini dengan berulang kali menargetkan bandara-bandara, terutama Bandar Udara Ben Gurion," ungkapnya, seraya mendesak maskapai penerbangan internasional untuk membatalkan semua penerbangan mereka yang direncanakan ke bandara Israel mana pun.Sebelumnya pada Ahad, kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal yang menghantam sebuah jalan masuk menuju terminal utama Bandar Udara Ben Gurion di Israel tengah pada pagi hari, yang mengakibatkan empat orang mengalami luka ringan dan menyebabkan kerusakan.Militer Israel mengatakan bahwa sistem pertahanan udara berusaha mencegat rudal itu namun gagal. Dalam pernyataan terpisah, pihak militer Israel menuturkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa kemungkinan penyebab kegagalan tersebut adalah "masalah teknis" pada rudal pencegat.Menyusul serangan itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan video mengeluarkan peringatan kepada Houthi, mengancam akan melancarkan serangan terhadap kelompok tersebut. Dia kemudian menuliskan di platform media sosial X bahwa Israel akan melakukan pembalasan terhadap Houthi di Yaman dan sekutunya, Iran.Beberapa maskapai penerbangan internasional, termasuk Air Europa, Swiss International Air Lines, Lufthansa, ITA Airways, dan Brussels Airlines, membatalkan penerbangan dari dan menuju Israel setelah serangan tersebut. Houthi telah mengintensifkan peluncuran rudal dan drone ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir, di tengah serangan udara Amerika Serikat (AS) yang terus berlanjut terhadap posisi mereka di Yaman.Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah menargetkan Israel sejak November 2023 dalam apa yang mereka gambarkan sebagai aksi solidaritas terhadap warga Palestina di tengah perang di Gaza. Kelompok ini telah menyatakan bahwa pihaknya hanya akan menghentikan serangan jika Israel mengakhiri kampanye militer dan blokade terhadap Gaza.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Konflik Rusia-Ukraina picu ketidakpastian prospek ekonomi AS
Indonesia
•
22 Mar 2022

Iran paksa pasukan AS mundur dari Selat Hormuz, buka jalur pelayaran baru
Indonesia
•
20 Apr 2026

Trump melunak soal Perjanjian Chagos Inggris usai bicara dengan Starmer
Indonesia
•
07 Feb 2026

Perundingan teknis Iran-AS akan dilanjutkan pada 30 Juni
Indonesia
•
25 Jun 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
