
Netanyahu bersumpah akan balas serang Houthi dan Iran pascaserangan rudal di Bandara Israel

Sebuah pesawat Hainan Airlines, penerbangan langsung pertama yang dibuka kembali antara Beijing dan Tel Aviv, tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional Ben-Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, pada 10 April 2025. Penerbangan langsung antara Beijing dan Tel Aviv dibuka kembali pada Kamis (10/4), dengan pesawat maskapai Hainan Airlines berhasil mendarat di Bandara Internasional Ben-Gurion pada pagi hari, menandai berakhirnya masa hiatus selama 18 bulan. (Xinhua/Chen Junqing)
Houthi mengintensifkan peluncuran rudal dan drone ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir, di tengah berlanjutnya kembali serangan udara AS terhadap posisi-posisi kelompok itu di Yaman.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad (4/5) bersumpah akan membalas pasukan Houthi di Yaman dan sekutunya, Iran, setelah sebuah rudal yang diluncurkan oleh kelompok tersebut menghantam bandara internasional Israel.Di platform media sosial X, akun resmi Kantor PM Israel itu menyatakan bahwa "serangan Houthi berasal dari Iran." Akun itu menambahkan bahwa Israel "akan merespons serangan Houthi terhadap bandara utama kami dan, pada waktu dan tempat yang kami pilih, kepada dalang teror mereka, Iran."Sebelumnya pada Ahad yang sama, Netanyahu mengeluarkan peringatan lain kepada Houthi, yang mengancam akan meluncurkan serangan terhadap kelompok tersebut. "Kami telah menyerang di masa lalu, kami akan menyerang di masa depan," katanya dalam sebuah pernyataan video.Houthi mengeklaim bertanggung jawab atas serangan rudal yang menghantam jalan masuk menuju terminal utama Bandar Udara Ben Gurion, di pinggiran Tel Aviv. Sistem pertahanan udara Israel dan Amerika Serikat (AS) berusaha mencegat rudal tersebut, namun gagal.Serangan itu mengakibatkan empat korban luka ringan dan menyebabkan kerusakan. Beberapa maskapai penerbangan internasional membatalkan penerbangan dari dan ke Israel pascaserangan rudal tersebut, termasuk Air Europa, Swiss International Air Lines, Lufthansa, ITA Airways, dan Brussels Airlines.Houthi mengintensifkan peluncuran rudal dan drone ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir, di tengah berlanjutnya kembali serangan udara AS terhadap posisi-posisi kelompok itu di Yaman.Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman bagian utara, telah melancarkan serangan ke Israel sejak November 2023 dalam apa yang mereka gambarkan sebagai aksi solidaritas terhadap warga Palestina di tengah perang di Gaza. Kelompok ini menyatakan pihaknya akan menghentikan serangan jika Israel mengakhiri aksi militer dan blokade bantuan kemanusiaan di Gaza.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Bulgaria tolak pimpin delegasi negaranya di KTT NATO
Indonesia
•
30 Jun 2024

COVID-19 – Biden paparkan strategi AS lawan Omicron
Indonesia
•
03 Dec 2021

Menteri haji Saudi: Mahrom tak lagi diperlukan untuk temani jamaah wanita
Indonesia
•
11 Oct 2022

Misi China: Jepang harus serius tanggapi kekhawatiran soal pembuangan air limbah nuklir ke laut
Indonesia
•
05 Jul 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
