
Hong Kong akan promosikan layanan profesional infrastruktur dan konstruksi di Indonesia dan Malaysia

Foto yang diabadikan pada 19 April 2024 ini menunjukkan pemandangan Jakarta. (Xinhua)
Hong Kong akan mempromosikan layanan profesionalnya di Indonesia dan Malaysia terkait dengan infrastruktur dan konstruksi, serta menjajaki peluang kerja sama.
Jakarta/Kuala Lumpur (Xinhua/Indonesia Window) - Pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong akan mempromosikan layanan profesionalnya di Indonesia dan Malaysia terkait dengan infrastruktur dan konstruksi, serta menjajaki peluang kerja sama.Komisaris pemerintah SAR Hong Kong untuk Sabuk dan Jalur Sutra Nicholas Ho memimpin delegasi dalam kunjungan ke kedua negara antara 23 hingga 26 Juni guna mempelajari perkembangan ekonomi dan infrastruktur terkini serta menjajaki peluang bagi layanan profesional Hong Kong untuk berpartisipasi dan berkontribusi.Selama kunjungan tersebut, perwakilan Hong Kong menandatangani 21 nota kesepahaman (MoU) dengan mitra mereka di Indonesia dan Malaysia, yang mencakup bidang kolaborasi bisnis dan pertukaran layanan profesional.Selama berada di Jakarta, Ho mengunjungi sebuah pusat data, proyek pengembangan investasi perusahaan Hong Kong, untuk mempelajari bagaimana pusat data berkontribusi terhadap pengembangan Jalur Sutra Digital dalam mempromosikan konektivitas."Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) merupakan mitra dagang terbesar kedua Hong Kong sekaligus mata rantai utama dalam Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI). Indonesia dan Malaysia sama-sama tengah menjalani pembangunan infrastruktur yang pesat, dan ada permintaan besar untuk layanan profesional dalam proyek-proyek berskala besar seperti ibu kota baru Nusantara (IKN) di Indonesia dan sistem angkutan cepat massal di Malaysia," kata Ho.Hong Kong, sebagai "penghubung super" dan "penambah nilai super," terhubung dengan standar internasional di berbagai bidang seperti pembiayaan, hukum, teknik konstruksi, manajemen proyek, logistik dan transportasi, serta teknologi inovatif, kata Ho.Ho mengatakan bahwa Hong Kong juga memiliki banyak profesional yang berpengalaman, terutama dalam menjalankan kemitraan publik-swasta dalam proyek infrastruktur, sehingga menghadirkan ruang yang luas untuk berkolaborasi dengan Indonesia dan Malaysia guna meraih peluang yang dihadirkan oleh BRI.Dia menambahkan bahwa sebagai pusat keuangan dan perdagangan internasional, Hong Kong memiliki keunggulan konvergensi modal dan tenaga profesional berbakat, dan berkomitmen untuk memainkan perannya secara penuh sebagai platform fungsional bagi BRI.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesian president, UAE counterpart agree to strengthen partnership
Indonesia
•
27 Feb 2026

Indonesia urutan ke-85 dari 131 negara dalam Global Innovation Index 2020
Indonesia
•
06 Sep 2020

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (selesai)
Indonesia
•
08 Aug 2026

Presiden terima Utusan Khusus PM Jepang Fumio Kishida di Kertanegara
Indonesia
•
05 May 2025


Berita Terbaru

Wamenaker tekankan keterampilan digital dan pelindungan hak insan pers di era AI
Indonesia
•
02 Nov 2026

Menaker tekankan dialog sosial dan perlindungan pekerja ASEAN
Indonesia
•
31 Oct 2026

UIN Jakarta, delegasi Qatar jajaki kerja sama akademik, pendidikan Islam
Indonesia
•
29 Oct 2026

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026
