
Hebron porak-poranda usai operasi Israel, ribuan warga Palestina terdampak

Asap membubung setelah pasukan Israel meledakkan rumah dua warga Palestina yang dituduh menewaskan dua tentara Israel di Hebron, Tepi Barat bagian selatan, pada 30 Oktober 2026. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Ramallah, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Israel mengakhiri operasi militer yang berlangsung selama 11 hari di Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan, pada Senin (2/11), meninggalkan kehancuran dan kerusakan luas pada berbagai bangunan tempat tinggal serta infrastruktur, demikian menurut sumber-sumber Palestina.
Sumber-sumber tersebut mengatakan warga mulai kembali ke rumah mereka setelah mengungsi atas desakan militer Israel di awal operasi, yang dilancarkan menyusul serangan penembakan pada 23 Oktober yang menewaskan dua tentara Israel.
Puluhan kendaraan yang mengangkut keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak, beserta barang-barang mereka terlihat kembali ke wilayah-wilayah yang terdampak, dengan para warga membunyikan klakson mereka sebagai bentuk perayaan.
Rashid al-Ja'bari, yang mengenakan keffiyeh khas Palestina dan bersandar pada sebuah tongkat, mengatakan kepada Xinhua bahwa rumah-rumah yang hancur itu akan "dibangun kembali dari nol."
"Ini adalah tanah kami, dan kami tidak akan meninggalkannya, tidak peduli apa pun kehancuran dan kerusakan yang ditimbulkan oleh pendudukan Israel," ujarnya.
Gubernur Hebron Khaled Dudin mengonfirmasi penarikan pasukan Israel dari kota tersebut. Dia juga menyebutkan bahwa pasukan keamanan Palestina telah mengambil alih kendali atas wilayah, desa, dan kota, sementara otoritas terkait sedang bekerja guna memastikan kembalinya warga dengan aman.
Menurut Pemerintah Kota Hebron, operasi Israel telah menyebabkan lebih dari 3.300 orang mengungsi atau terdampak.
Operasi itu juga mengakibatkan penghancuran 15 rumah dan struktur lainnya, kerusakan pada infrastruktur dan aktivitas ekonomi, serta gangguan pada kegiatan pendidikan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kelompok pro-Palestina AS tolak dukung Harris di tengah kekhawatiran perang Israel-Hamas
Indonesia
•
21 Sep 2024

Taiwan sediakan visa khusus bagi Ukraina
Indonesia
•
13 Mar 2022

Pejabat China tekankan kerja sama maritim internasional
Indonesia
•
10 Nov 2023

Presiden Turkiye janjikan dukungan berkelanjutan untuk perjuangan Palestina
Indonesia
•
26 Jul 2023


Berita Terbaru

Korea Utara uji hulu ledak tandan rudal jelajah untuk serangan vertikal, diklaim bisa hancurkan area seluas 6 hektare
Indonesia
•
04 Nov 2026

Iran tetapkan angkatan laut, angkatan udara, dan MI6 Inggris sebagai entitas teroris
Indonesia
•
02 Nov 2026

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026
