
Venezuela sita lebih dari 7 ton narkoba pada 2026

Kaum muda berpartisipasi dalam demonstrasi di Caracas, Venezuela, pada 8 Januari 2026. (Xinhua/Ding Hongfa)
Venezuela telah menyita lebih dari tujuh ton narkoba ilegal sepanjang tahun ini, membantah narasi soal negara Amerika Selatan ini memfasilitasi perdagangan barang haram itu.
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Venezuela telah menyita lebih dari tujuh ton narkoba ilegal sepanjang tahun ini, demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello pada Selasa (13/1), seraya membantah tuduhan soal Venezuela memfasilitasi perdagangan narkoba.
"Kami telah menyita 7.148 kg narkoba tahun ini, dan kami baru saja memulainya," ujar Cabello dalam sebuah konferensi pers, merujuk pada "Operasi Soledad" yang baru-baru ini dilakukan di Ciudad Bolivar di Negara Bagian Bolivar, Venezuela selatan.
Selain memberikan "pukulan besar" terhadap perdagangan narkoba, operasi ini juga membantah "narasi soal Venezuela memfasilitasi perdagangan narkoba," ujarnya. "Tidak akan ada narkoba yang lolos di sini."
Dalam operasi ini, pihak berwenang setempat menyita "238 bal narkoba", dengan total 6.850,41 kg, tuturnya.
Tumpukan narkoba tersebut berisi 14.280 paket, dengan 14.199 di antaranya adalah ganja dan 81 adalah kokain.
Menurut Cabello, 2025 merupakan tahun yang sukses bagi berbagai lembaga yang memerangi perdagangan narkoba, dengan menyita hampir 70 ton narkoba.
Cabello mengatakan salah satu penyitaan terbesar terjadi di sepanjang Sungai Orinoco, salah satu sungai terbesar di Amerika Selatan, dengan jalur navigasi yang luas.
"Kami akan menghancurkan rute (perdagangan narkoba) tersebut," meski hal itu menimbulkan tantangan yang signifikan karena panjang jalurnya, ungkap Cabello.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump sebut blokade terhadap Iran tetap berlaku hingga kesepakatan nuklir tercapai
Indonesia
•
30 Apr 2026

Iran tegaskan kapabilitas pertahanannya tidak dapat dinegosiasikan
Indonesia
•
23 Jan 2025

Opini – Dari pengalaman Taiwan ke solusi internasional: Membangun jaringan keamanan kabel bawah laut global yang lebih tangguh melalui inisiatif RISK
Indonesia
•
22 Feb 2026

Mojtaba Khamenei sampaikan pesan-pesan pertama sebagai pemimpin tertinggi Iran
Indonesia
•
13 Mar 2026


Berita Terbaru

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026

Bentrokan Iran-AS pecah di Teluk Persia, Selat Hormuz tutup total
Indonesia
•
11 Jun 2026

Kapal diserang di dekat Oman, tiga warga India belum ditemukan
Indonesia
•
11 Jun 2026

Iran klaim hancurkan 18 target AS, Bahrain dan Kuwait langsung siaga
Indonesia
•
11 Jun 2026
