
General Motors akan pangkas ratusan pekerjaan kontrak

Sejumlah model mobil Cadillac, yang induk perusahaannya adalah General Motors Co., terlihat di Steve Foley Cadillac di Northbrook, Illinois, Amerika Serikat, pada 5 Januari 2021. (Xinhua/Joel Lerner)
General Motors Co. (GM) akan memangkas ratusan pekerjaan kontrak sesuai dengan program penghematan biayanya yang bernilai 2 miliar dolar AS.
Chicago, AS (Xinhua) – General Motors Co. (GM) akan memangkas ratusan pekerjaan kontrak sesuai dengan program penghematan biayanya yang bernilai 2 miliar dolar AS, demikian dilaporkan oleh The Detroit News pada Senin (1/5).Para karyawan kontrak tersebut bekerja di Global Technical Center milik GM yang berlokasi di Warren, Michigan, Amerika Serikat (AS), dan sejumlah lokasi lainnya.Untuk memangkas 2 miliar dolar AS hingga akhir tahun depan, GM telah menawarkan paket pesangon kepada sebagian besar pekerja tetapnya. Pada awal April, sebanyak 5.000 karyawan bersedia mengambil paket pesangon tersebut, sebut media setempat mengutip CFO GM Paul Jacobson. Dengan program pesangon tersebut, produsen mobil yang berbasis di Detroit itu pada tahun ini diperkirakan akan mencapai sekitar 50 persen dari target penghematan biaya 2 miliar dolar AS-nya.Selain paket pesangon, GM akan memangkas pengeluaran diskresioner di berbagai area seperti perjalanan korporat dan pemasaran, serta fokus pada memprioritaskan area-area pertumbuhan yang menawarkan keuntungan terbesar dalam hal pendapatan dan margin.Sementara itu, perusahaan Stellantis NV pekan lalu mengonfirmasi bahwa pihaknya akan meminta lebih dari 33.500 karyawan dengan bayaran per jam dan gaji tetap untuk mempertimbangkan mengambil paket pesangon secara sukarela.*1 dolar AS = 14.661 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

ADB: Pengiriman uang Asia-Pasifik naik 6,7 persen pada 2021
Indonesia
•
29 Dec 2021

Pakar sebut tekanan utang AS kian meningkat seiring perpecahan politik
Indonesia
•
08 Jan 2026

Kanselir Jerman desak UE segera capai kesepakatan dengan China terkait perselisihan tarif EV
Indonesia
•
24 Dec 2024

Zona Madina Dompet Dhuafa panen perdana Green House Melon
Indonesia
•
03 Apr 2023


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
