WHO: Gizi buruk di Gaza makin mengkhawatirkan

Anak-anak Palestina terlihat di antara tenda-tenda pengungsi di tepi pantai Gaza City pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Gaza City telah diidentifikasi sebagai wilayah yang paling parah terdampak, dengan hampir satu dari lima anak balita menderita gizi buruk akut.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa masalah gizi buruk di Jalur Gaza kian berbahaya, ditandai dengan lonjakan kematian pada Juli.Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Ahad (27/7), WHO mendesak agar dilakukan upaya segera dan berkelanjutan untuk menyalurkan pasokan makanan ke Jalur Gaza, serta mempercepat pengiriman pasokan terapeutik untuk anak-anak dan kelompok rentan, juga obat-obatan dan pasokan esensial lainnya.Menurut badan tersebut, kasus gizi buruk telah meningkat secara dramatis sejak Mei. Hanya dalam dua pekan pertama Juli, lebih dari 5.000 anak di bawah usia lima tahun (balita) menjalani pengobatan rawat jalan di rumah sakit akibat gizi buruk, dengan 18 persen di antaranya didiagnosis menderita gizi buruk akut parah (severe acute malnutrition/SAM).
Warga Palestina membawa karung berisi tepung setelah bantuan kemanusiaan memasuki Gaza melalui sebuah perlintasan perbatasan, di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 27 Juli 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Sampah plastik meningkat selama PSBB
Indonesia
•
24 May 2020

Menara bersejarah di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi Mesir dibuka untuk umum usai restorasi
Indonesia
•
19 Feb 2024

COVID-19 – China pasok 189 juta dosis vaksin untuk 27 negara Afrika
Indonesia
•
24 Aug 2022

Gelombang panas parah akan picu kebakaran hutan ekstrem di Victoria, Australia
Indonesia
•
22 Jan 2026
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Australia pantau ketat wabah virus Nipah
Indonesia
•
30 Jan 2026
