Gara-gara Bluetooth penumpang, penerbangan United Airlines tujuan Spanyol terpaksa putar balik

Layar biru (blue screen) muncul di sebuah monitor pengumuman maskapai penerbangan United Airlines di Bandar Udara Internasional O'Hare Chicago di Chicago, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2024. (Xinhua/Li Rui)

New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah penerbangan United Airlines tujuan Spanyol dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Newark Liberty berbalik arah di tengah penerbangan pada Sabtu (30/5) setelah nama perangkat Bluetooth milik seorang penumpang yang bernada ancaman memicu peringatan keamanan, menurut laporan media lokal pada Ahad (31/5).

Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat Boeing 767 tersebut lepas landas sekitar pukul 18.00 waktu setempat atau (Ahad pukul 05.00 WIB) menuju Palma de Mallorca, Spanyol, tetapi kemudian berbalik arah dan mendarat kembali di Newark pada pukul 20.50 waktu setempat atau (Ahad pukul 07.50 WIB) setelah hampir tiga jam berada di udara.

Seorang penumpang yang mengunggah di media sosial mengatakan bahwa awak kabin berulang kali meminta para penumpang untuk mematikan seluruh perangkat yang dilengkapi Bluetooth, tetapi masih ada dua perangkat yang tetap aktif. Petugas keamanan kemudian memeriksa pesawat itu setelah menemukan sebuah perangkat Bluetooth memakai nama berupa kata empat huruf bernada ancaman. Media berita penerbangan AirLive kemudian mengidentifikasi kata tersebut sebagai ‘BOMB’.

Penerbangan itu kembali ke Newark setelah awak pesawat berkonsultasi dengan pusat operasi maskapai di Chicago. Terdapat 190 penumpang dan 12 awak pesawat di dalam penerbangan tersebut.

Para penumpang dievakuasi dengan hanya membawa paspor dan telepon seluler mereka. Setelah itu, mereka menjalani pemeriksaan ulang oleh Administrasi Keamanan Transportasi (Transportation Security Administration/TSA) serta Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (Customs and Border Protection/CBP) AS sebelum naik ke pesawat pengganti yang dioperasikan oleh awak baru.

United Airlines menolak memberikan rincian mengenai penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian insiden terkait keamanan yang melibatkan penerbangan United Airlines pada bulan ini.

Pada Jumat (29/5), sebuah penerbangan domestik United Airlines dialihkan ke bandara lain karena masalah keamanan yang melibatkan seorang penumpang yang bertindak tidak tertib.

Sebelumnya pada Mei, nama hotspot Wi-Fi milik seorang penumpang memicu pilot United Airlines untuk memperingatkan seluruh kabin bahwa orang yang bertanggung jawab memiliki waktu 30 detik untuk mengubah nama tersebut atau akan menghadapi pemeriksaan oleh Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) setelah pesawat mendarat.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait