
Para pemimpin UE dan G7 desakkan upaya mencegah eskalasi di Timur Tengah

Foto yang diabadikan pada 15 November 2023 ini menunjukkan bagian dari gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
G7 menyerukan diakhirinya krisis di Gaza melalui penghentian permusuhan dan pembebasan sandera (Israel) oleh Hamas, dan juga berjanji untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Palestina.
Brussel/Roma, Belgia/Italia (Xinhua) – Para pemimpin Uni Eropa (UE) dan Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) pada Ahad (14/4) menyerukan agar mencegah eskalasi lebih lanjut dari situasi di Timur Tengah menyusul serangan balasan Iran terhadap Israel."Segalanya harus dilakukan demi mencegah eskalasi regional lebih lanjut. Pertumpahan darah harus dihindari. Kami akan terus mengikuti situasi ini dengan saksama bersama mitra-mitra kami," kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel di media sosial."Semua pihak harus menahan diri agar tidak menimbulkan eskalasi lebih lanjut dan berupaya untuk memulihkan stabilitas di kawasan ini," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di media sosial.Seraya menyerukan kepada "semua pihak untuk berusaha semaksimal mungkin menahan diri," Josep Borrell, Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, mengatakan di media sosial bahwa "ini adalah eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya."Dikatakan oleh Borrell bahwa dia telah mengadakan pertemuan luar biasa para menteri luar negeri UE pada 16 April "untuk berkontribusi pada upaya deeskalasi dan keamanan kawasan tersebut."Usai berkumpul dalam pertemuan virtual pada Ahad, para pemimpin G7 menyerukan deeskalasi dan pengendalian diri kepada semua pihak.
Sistem pertahanan udara Israel diluncurkan untuk mencegat rudal di Tel Aviv, wilayah pendudukan Israel pada 14 April 2024. (Xinhua/JINI/Tomer Neuberg)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hongaria ambil alih presidensi UE pascapembentukan aliansi sayap kanan ekstrem baru
Indonesia
•
02 Jul 2024

Bangladesh cari dana 230 miliar dolar AS untuk Rencana Adaptasi Nasional
Indonesia
•
12 Dec 2022

WHO sebut wabah Ebola bukan "darurat pandemi"
Indonesia
•
21 May 2026

Twitter minta karyawan yang dipecat untuk kembali
Indonesia
•
07 Nov 2022


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
